Karena Perbedaan Bukan Halangan untuk Berkarya

Pernah dalam suatu forum, saya memperkenalkan diri sebagai blogger dari Emak Blogger. Jangankan peserta…nara sumbernya aja cekikikan..”Apa…emak blogger??” *muka kaget campur heran*

“Iyaaa…emak blogger…nama komunitasnya Komunitas Emak-emak Blogger…”

Beberapa peserta dan nara sumbernya kayak masih bingung gitu…hehehe

Belum tau ya…siapa emak-emak blogger itu?

Makanya gauulll…hehehe.

Etapi tujuan saya awalnya gabung di grup KEB itu bukan hanya demi gaul sih…Tujuan utama adalah mencuri. WAATTTT??MENCURIII??Iya…mencuri ilmu maksudnya…dari anggota lainnya. 😀 Yah..ketika merasa sudah banyak yang ‘dicuri’ muncullah keinginan untuk membagikan apa yang saya punya..Apa yang bisa dicuri dari saya…silahkan curi 🙂 Mudah-mudahan ada yang bisa dicuri dari saya… 🙂

Berkarya

Jadi di Kumpulan Emak Blogger memang akhirnya saya jadi banyak tau tentang dunia perbloggingan. Meskipun saya gak aktif-aktif amat disitu. Begitu pula dengan kegiatan-kegiatan offline yang digelar serentak atau bergiliran di beberapa kota besar di Indonesia. Hanya sebagian kecil yang bisa saya ikuti.

Tapi itu bukan penghalang untuk berkarya bukan? Bukan penghalang untuk terus menulis dan ngeblog kan? Karena saya merasa pas ada disitu. Right place..right time…Jadi apa saja yang ada disitu menurut saya sesuai dengan apa yang saya butuhkan. Kalaupun ada yang gak sesuai…ya abaikan saja…toh yang gak sesuai jumlahnya hanya segelintir saja.

Karya apa yang bisa dibuat?Dari sekian ribu anggota grup KEB tentu banyak sekali ide-ide yang ditumpahkan ke dalam grup. Yang tadinya gak suka masak…jadi pengen nyoba resep yang dishare di grup. Yang gak suka jalan…jadi ikut gatal kakinya pengen jalan dan menceritakan perjalannya. Yang gak suka ber make up..jadi mulai lirik-lirik make up apa yang bisa dicoba..Yang tadinya blognya gratisan aja…jadi pengen blognya gak gratisan lagi..*hehe saya masih gratisan euy*.

Dari sekedar ngeblog dan ngegrup…akhirnya muncul karya-karya yang menurut saya bermanfaat dan menghasilkan rupiah juga. Dan itu semakin memantapkan bahwa sekarang ngeblog gak bisa dipandang sebelah mata.

Perubahan dalam Perbedaan

Ya…menurut saya di tahun ke-4 banyak perubahan yang ada di KEB. Perubahan untuk lebih baik..itu penting. Saya memang bukan member yang gabung dari awal berdirinya KEB. Tapi setidaknya selama 3 tahun saya bergabung, perubahan itu sangat terasa meskipun tidak meninggalkan ciri khas dari KEB itu sendiri. Yang paling kelihatan apa coba perubahannya? 😀

KEB4

Para MakMin KEB

Jajaran MakMin nya dong…hehehe. Makmin KEB yang baru ada perwakilan dari wilayah timur…Mak Yuniar Nukti…Horeeeee… Lah emang apa pengaruhnya?

Hmmmm..menurut saya sih pengaruh lah ya…misalnya ada kegiatan-kegiatan offline di wilayah timur..akan lebih mudah mengorganize nya. Meskipun masih banyak kegiatan-kegiatan yang ‘bernuansa barat’ alias lebih banyak diselenggarakan di wilayah barat (Jakarta-Bandung-dan sekitarnya). Perwakilan dari daerah lain…mudah-mudahan menyusul 🙂

Berkarya untuk perubahan dalam perbedaan telah ditunjukkan oleh KEB di usianya yang ke-4 ini. Dalam catatan saya ada 2 karya penting KEB yang telah menujukkan bahwa perbedaan yang ada di KEB tetap bisa membuat KEB melahirkan karya yang bermanfaat. 2 karya itu adalah :

  1. Emak Blogger Melawan Kekerasan Seksual pada Anak (2014). Ada sebuah buku digital yang diterbitkan KEB hasil dari kontribusi membernya. Buku itu tentang ‘ Pentingnya Ilmu Pengetahuan Dalam Melawan Terjadinya Kekerasan Seksual Terhadap Anak’. Buku digital ini dibagikan secara cuma-cuma dan para anggota bebas untuk menyebarkannnya kepada siapa saja. Karya ini ada karena kepedulian para emak blogger terhadap kasus-kasus kekerasan seksual terhadap anak yang semakin mengkhawatirkan.
KEBKEB

Cover Buku Digital KEB

2. Arisan Ilmu. Arisan Ilmu ini digelar offline di berbagai kota. Diantaranya Bandung, Purwokerto, Semarang, Jogja, Surabaya, Bali, Medan, dan Makassar dengan topik blogging yang berbeda-beda di setiap kotanya…Karena KEB selalu ingin memajukan emak-emak anggotanya.

Wuihhh…menyelenggarakan kegiatan begini kalo pengurus dan anggota komunitasnya gak solid …susah banget looo. Arisan ilmu ini menurut saya akhirnya menjadi salah satu trade mark bagi KEB.

KEB44

Dua kegiatan itu saja sudah sangat menujukkan bagaimana perbedaan yang ada di KEB tidak menghalangi untuk terus berkarya. Bagaimana dengan kegiatan lainnya?owww…kalau yang online banyak bangeeetttt..Apalagi media sosial yang dipakai bukan hanya Facebook. Ada kompetisi-kompetisi yang digelar di Instagram dan Twitter juga. Tak ketinggalan Monday Sharing yang digelar setiap Senin malam dengan topik dan pemateri yang berganti-ganti. Dan yang masih konsisten berlangsung sampai sekarang adalah Blog of The Month. Saya angkat topi untuk konsistensi event-event online maupun offline KEB.

Untuk apa sih begitu banyak kegiatan yang diadakan oleh KEB?Apa manfaatnya buat anggota?Nah…kalo menurut saya sih jelas ya….sebagai emak-emak…sebagai perempuan wajib melek teknologi. Terlepas perannya lebih banyak di rumah atau di tempat kerja…perempuan harus berdaya dengan ilmu. Ilmu itulah yang bisa didapat dari KEB. KEB sudah menyediakan…tinggal bagaimana anggotanya memanfaatkan… 🙂

Selamat Ulang Tahun ke-4 KEB…Semoga semakin bermanfaat bagi anggota dan masyarakat Indonesia…Muuach!

banner-lomba-blog-xl-keb

Advertisements

13 thoughts on “Karena Perbedaan Bukan Halangan untuk Berkarya

  1. Senang ya bisa nambah teman karena gabung di komunitas, nambah ilmu juga. Aku gabung di KEB saat KEB baru 6 bulan berdiri, tertarik gara2 namanya unik, emak2 blogger hihi 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s