Diskon Pajak untuk Revaluasi Aset pada 2015 dan 2016

pajak-rumah

sumber gambar: mappijatim.or.id

Revaluasi aset menjadi salah satu paket kebijakan ekonomi ke-5 yang dirilis oleh pemerintah pada 22 Oktober 2015. Salah satu kebijakan adalah memangkas persentase pajak penghasilan (PPh) final revaluasi aset. Tujuannya tidak lain adalah untuk menggairahkan perekonomian karena dengan perlambatan ekonomi banyak perusahaan yang merugi bahkan modalnya negatif. Kebijakan ini berlaku untuk swasta, BUMN, maupun perorangan. Revaluasi aset diharapkan dapat mempercantik posisi neraca karena akan ada penyesuaian nilai asetnya dari nilai perolehan menjadi nilai pasar. Selain itu insentif pajak ini diberikan agar penerimaan pajak bertambah mengingat penerimaan pajak saat ini masih jauh dari target.

Normalnya pajak untuk revaluasi aset adalah 10%. Tapi dalam paket kebijakan ekonomi ke-5, pemerintah memangkas PPh untuk revaluasi yang dilakukan sebelum tanggal 31 Desember 2015 menjadi 3 % saja. Bila revaluasi dilakukan dalam waktu 1 Jauari 2016 sampai 30 Juni 2016 tarif PPh yang dikenakan 4%. Sedangkan bila revaluasi dilakukan  pada 1 Juli 2016 sampai 31 Desember 2016 tarif PPh nya 6%.

 Dampak Revaluasi Aset

Dengan revaluasi aset tentunya nilai asetnya bertambah, sehingga biaya penyusutannya juga bertambah. Bagi yang biaya penyusutannya sudah nol dampaknya tentunya akan menambah biaya dan mengurangi laba. Bila laba secara pajak berkurang tentunya pajak yang dibayarkan menjadi lebih kecil.

Sementara bagi pemegang saham juga dapat tambahan saham yang bukan objek PPh, dan secara fiskal penghasilan netto akan lebih kecil dibanding tahun sebelumnya. Bila nilai asetnya naik tentu akan berdampak ketika akan mencari pinjaman. Posisi neracanya menjadi lebih terpercaya dan meyakinkan bank pemberi kredit. Bagi perusahaan yang akan go public atau merger  bisa menaikkan nilai saham sebelum Initial Public Offering (IPO) atau  merger.

Bagaimana bila perusahaan enggan melakukan revaluasi aset?Menurut Menurut Ketua Ikatan Konsultan Pajak  Indonesia Surabaya,  Zeti Arina, namanya fasiltas boleh digunakan boleh tidak. Misalnya perusahaan yang merugi yang khawatir kompensasi ruginya tidak bisa di cover sampai 5 tahun mendatang,  maka tidak perlu melakukan revaluasi.

Untuk itu perlu dibuat perencanaan pajak atau tax planning untuk melihat apakah secara pajak menguntungkan atau tidak. Bila menguntungkan lakukan revaluais aset, tetapi bila tidak sebaiknya tidak perlu revaluasi.

Advertisements

One thought on “Diskon Pajak untuk Revaluasi Aset pada 2015 dan 2016

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s