Gonta-ganti Pekerjaan Juga Bisa Sukses, Asal….

Ada kesan negatif ketika ada orang yang dengan mudahnya bergonta-ganti pekerjaan. Belum lama bekerja sebagai sekretaris..ganti pekerjaan jadi marketing. Belum lama jadi marketing..pindah kerja jadi custumer service..lalu berganti pekerjaan lain lagi.

Tidak selamanya orang yang sering ganti pekerjaan atau profesi semata-mata karena bosan. Kalau bisa melihat lebih jauh, orang yang sering berganti pekerjaan adalah tipe pekerja yang berani mencari peluang baru, tantangan, kesempatan, dan berani menemukan jalur yang tepat untuk kariernya. Ketika pekerja tipe ini telah menemukan yang sesuai dengan minatnya, umumnya karirnya akan berkembang pesat.

Gonta-ganti pekerjaan juga bisa sukses, asal mempunyai 3 hal ini :

  • Leadership, sangat penting karena ia akan bekerja batas inisiatif,  tidak hanya berdasarkan instruksi.
  • Entrepreneurship, jiwa kewirausahaan penting karena pola pikir yang out of the box, kreatif, dan selalu mencari tantangan baru.
  • Passion, bekerja dengan passion akan membuat orang bekerja secara total dan tidak selalu mengutamakan berapa rupiah yang didapat.
Aldi Ferdian (Sumber : IG Aldi Ferdian)

Aldi Ferdian (Sumber : IG Aldi Ferdian)

Aldi Ferdian adalah contoh sosok yang sukses setelah berganti-ganti pekerjaan. Mulai bekerja sebagai  supir antar jemput sekolah, delivery service Mc.Donald, bekerja di event organizer, bekerja di kafe sebagai supervisor entertainment, beralih ke perbankan, sampai akhirnya membuka perusahaan sendiri yang terus berkembang sampai sekarang.

Perusahaan pertama yang didirikannya adalah Vizwerk yang bergerak di bidang production house. Dari Vizwerk lalu berkembang dan tercipta bentuk-bentuk usaha baru yang bergerak di bidang multimedia, koperasi, restoran, perkebunan, pariwisata, yayasan, sampai bidang energi dan properti. Karena banyaknya proyek, Aldi memutuskan untuk mendirikan perusahaan induk, bernama Cakradhara Group.  Perusahaan baru ini untuk memayungi semua proyek yang ia bantu pendanaannya. Dengan grup baru tersebut, ia lebih mudah mengkonsolidasikan mereka, dan mengembangkan bisnisnya ke sektor baru.

Leadership, entrepreneurship, dan passion ada pada diri pria kelahiran Bandung 11 Desember 1979 ini dalam menjalankan pekerjaannya. Ia sendiri juga melihat semua pencapaiannya, tidak lepas dari efek  kepedulian terhadap orang lain. Misalnya dengan membantu menyalurkan sedekah, membiayai proyek yang bersifat kemanusiaan, dan mencarikan jalan keluar bagi orang lain agar mereka bisa berkembang.

Siap Hadapi MEA Bersama Formasi-G

Formasi - G (sumber FP Formasi - G)

Masyarakat Ekonomi ASEAN atau MEA sudah di depan mata.  Apa yang sudah kita siapkan untuk bisa berdaya menghadapi MEA?  Sementara banyak data menunjukkan jika perusahaan, produk, hingga sumber daya manusia Indonesia bisa kalah bersaing dari serbuan dari luar Indonesia. Menyerah dan membiarkan tergerus arus globalisasi tentu bukan jawaban tepat. Formasi-G menawarakan solusi untuk menyiapkan segalanya.

Apa itu Formasi-G?

Formasi-G  adalah forum bersama untuk memahami kondisi global, berpikir, dan bersikap untuk mencari solusinya. Harapannya… orang Indonesia memiliki perhatian terhadap isu-isu global, dan mau bersama-sama berbagi dan berbakti. Dengan begitu daya saing Indonesia di kancah global meningkat dan siap menyambut globalisasi sebagai anugerah.

Visi lembaga yang digagas oleh Dr. Suyoto Rais ini adalah meningkatkan daya saing Indonesia menghadapi globalisasi dunia. Sementara misinya adalah :

  • membantu produk atau manusia Indonesia agar bisa berjaya di pasar domestik
  • membantu meningkatkan nilai tambah produk atau manusia Indonesia agar bisa diterima di pasar global
  • membantu pemerintah atau instansi terkait menggali, memetakan, dan mengembangkan potensi nasional untuk membangun “Indonesia Corporation” yang kokoh

Formasi-G hadir dengan mengadakan aktifitas tukar informasi melalui media sosial dan website, serta menciptakan ide-ide yang membangun agar meningkatkan pemahaman isu-isu global. Formasi-G juga  akan mendirikan badan usaha bersama dengan segmen pasar global atau domestik, serta membuka kerja sama dengan pihak industri dan pengusaha lain agar bisa meningkatkan daya saing produk-produk Indonesia.

Bergabung dengan Formasi-G

Tidak ada syarat khusus untuk bergabung dengan Formasi G. Syarat yang paling dibutuhkan adalah selalu mengutamakan “Kebersamaan, Terus Berbagi, Terus Berbakti” untuk mewujudkan visi dan misi Formasi-G. Keuntungan menjadi anggota antara lain lebih memahami globalisasi dengan benar dan obyektif sehingga bisa mengambil berbagai langkah antisipasi, meningkatkan jaringan dengan para pakar dan para profesional Indonesia di berbagai bidang dan di seluruh dunia, serta berkesempatan untuk berkenalan ke seluruh anggota melalui website dan media lain yang dikelola Formasi-G. Selain itu tentu akan terbentuk kebahagiaan dan kebanggaan di hati masing-masing anggota karena sudah ikut berkontribusi untuk kemajuan Indonesia.

Masih penasaran? Cari info lebih lengkapnya disini ya… :

Sekretariat:

Gedung Ir. H. M. Suseno, Jalan RP Suroso No.6

Cikini, Menteng, Jakarta 10330, Indonesia

Telp: 021-89117615, WA : 0812-9359-0989

Email:info@formasi-g.net (Jaya, Ayu, Siska)

Niatkan Mengelola Keuangan Dengan Bijak

financial_incentives

Sumber : ecohome.net

Sapa yang pengen kaya? Saya ngacung paling tinggi deh…. 🙂 Adakah yang pengen tidak kaya? Saya sih berusaha yakin bahwa tidak ada tuh yang pengen tidak kaya..Tapi ya pengen aja gak cukup sih katanya..Jadi kalo memang bener pengen kaya ya harus mau melakukan apapun (yang halal) untuk menjadi kaya. Gitu gak sih? Hehehe..

Pengen Kaya memang modal pertama untuk menjadi kaya. Kaya seperti apa? Nah itulah yang perlu digambarkan lebih jelas dan tegas. Karena ternyata kaya itu relatif ya…karena kita masing-masing punya definisi kaya yang ternyata gak sama. Ada yang menganggap kaya ketika gak punya hutang, ada yang menilai kaya kalo tabungannya milyaran, ada yang dianggap kaya karena asetnya dimana-mana, ada juga yang gak punya harta seperti rumah-mobil dan sejenisnya tapi tetap aja merasa kaya. Mau yang mana, ya terserah saja. Karena yang terpenting adalah bagaimana mengelola apa yang kita punya.

Mengelola aset, mengelola gaji, mengelola hutang..Nah…mengelola keuangan dengan bijak menjadi salah satu yang penting untuk diterapkan untuk bisa menjadi kaya dengan definisi apapun. Agar bisa mengelola keuangan dengan baik dan bijak…

Untuk bisa mengelola keuangan dengan bijak, ada beberapa hal penting yang selama ini dihindari ternyata justru penting untuk ditekuni. Hal-hal tersebut disebut oleh Alviko Ibnugroho, seorang financologist, disebut sebagai dosa sifat manusia dalam mengelola keuangan. Dosanya apa aja tuh?

#1 Terperangkap berbagai mitos yang justru menjerumuskan, seperti mitos bahwa menjadi karyawan lebih meringankan hidup, lebih baik memikirkan karya daripada membangun kekayaan, menjadi penulis atau blogger hanya hobi, bukan profesi yang bisa memberikan kemapanan keuangan.

#2 Memilih buta finansial, ya…memilih… Karena tidak meluangkan sedikitpun waktu untuk mengenali berbagai hal tentang keuangan.

#3 Cenderung berjuang untuk bertahan hidup bukan untuk keinginan hidup

#4 Tidak menetapkan Target Finansial

#5 Tidak memporioritaskan kemakmuran finansial

#6 Tidak menggunakan uang dengan bijak, alias membelanjakan keuangan berdasarkan keingininan bukan kebutuhan.

#7 Tidak membuat Anggaran..ya entah itu anggaran bulanan, atau mingguan…

#8 Tidak Melakukan Investasi..karena yang dipikirkan adalah investasi yang besar.

Nah dari sekian banyak dosa itu, ya harus dicarikan solusinya agar kemapanan finansial tercapai hidup pun makmur dan bahagia J Solusi yang memang tergantung masalahnya. Meyakini mitos yang salah tentang keuangan?Maka buanglah jauh-jauh mitos itu. Bila kita terperangkap pada buta finansial, ya solusinya mulailah untuk melek finansial. Mulailah dengan hal-hal yang kecil dulu yang akan memudahkan menuju solusi selanjutnya. Mulai baca-baca tentang finansial, ikut acara yang isinya mengulas tentang keuangan, ngobrol tentang keuangan dengan keluarga atau teman dekat, dll.

Dosa sifat manusia yang cenderung berjuang demi bertahan hidup harus diubah menjadi demi keinginan hidup. Untuk solusi ini harus banyak belajar dari kesuksesan orang lain yang tentu saja juga tidak pernah lepas dari kegagalan. Disinilah pentingnya mempunyai mimpi dan pentingnya mewujudkan mimpi itu.

Target finansial sama pentingnya dengan keinginan hidup atau mimpi. Pengennya di umur 40 misalnya punya tabungan sekian, tentu saja akan lebih mudah mengatur keuangannya untuk bisa mencapai target tersebut. Dengan demikian akan mudah bagi kita untuk mengejar target itu…kan?Karena targetnya jelas 😀

Ada beberapa cara agar bijak dalam memakai uang sebagai solusi dari dosa tidak menggunakan  uang dengan bijaksana. Hindari hutang kalau memang tak sanggup untuk membayar. Hutang bisa berupa aja termasuk kartu kredit. Kadang memakai cara kuno juga penting, seperti menggunakan amplop untuk membagi pos-pos pengeluaran dan konsisten menggunakan sesuai peruntukannya.

Kesalahan karena tidak membuat anggaran, solusinya adalah mulailah membuat anggaran. Hayoooo kalo liat orang yang selalu mencatat pengeluaran jangan disirikin ya…heheh ihhh gitu amat sik…Ternyata yang seperti itulah yang bener. Buat anggaran dan buat laporan pengeluarannya. Evaluasilah dan lakukan perbaikan bila ternyata ada yang tida sesuai dengan anggaran.

Investasi…saya tadinya berpikir investasi ya yang besar-besar…yang mahal-mahal…Gak terpikir untuk investasi dari yang kecil-kecil dulu. Kalau misalnya kita menganggap investasi terbaik adalah investasi emas…hmm..jangan dulu hanya berpikiran berinvestasi emas batangan 1 kilogram. Bisa kita mulai dengan investasi anting bayi..iya..anting bayi yang kecil mungil ituuuu. Beli aja sebulan sekali..kalo udah beberapa bulan tuker deh sama yang senilai beratnya. Lumayan loh kalo ini konsisten dilakukan. Menabung juga harus konsisten. Tabunglah di awal..bukan di akhir kalo ada sisa gaji..hahaha yayaya…kebanyakan gak bersisanya biasanya ya. Menabung dalam jumlah besar (kalao ada..misalnya 500.000 per bulan) dan bersifat tetap deh minimal. Kalo bisa nambah sukur…kalo dikurangi…janganlah… 🙂  Tabungan jangan diutak atik alias tidak difasilitasi ATM atau sarana lainnya yang memudahkan transaksi. Menabung dalam jangka waktu yang lama. 1 tahun?kurang….2 tahun? Kurang….5 tahun lah minimal 🙂

Nah kalo udah kenal dengan sumber masalah dan solusinya…mari kita niatkan…teguhkan niat…untuk benar-benar mengelola keuangan dengan bijak…Pasti Bisa!

Sate Madura, Terkenal di Nusantara Hingga Mancanegara

Madura adalah sate…dan sate adalah Madura. Meski sekarang ada berbagai macam sate, sate Madura tetap menjadi idola dimana-mana. Di Jawa, Sumatera, di hampir seluruh wilayah nusantara. Pernah ketika sedang berada di Bandung (dan beberapa kota lainnya), ketika ditanya aslinya dari mana dan saya jawab dari Madura…penanya langsung manggut-manggut dan menimpali,” oohh..sate Madura”. Hehehe ngetop banget emang Sate Madura ini.

Sate Madura

Sate Madura disantap dengan nasi putih hangat dan gule (dok.pri)

Sate Madura terbuat dari daging ayam, daging kambing, atau daging sapi. Umumnya sih potongannya kecil-kecil, ditusuk dengan lidi atau tusuk sate dari bambu. Bumbu untuk dagingnya sendiri relatif minimalis alias gak banyak pake bumbu khusus. Karena itu rasanya cenderung ringan tapi tetap gurih. Pelengkap yang membuat sate Madura sangat khas adalah saus kacangnya yang dicampur dengan kecap. Perpaduan sate yang gurih dan saus kacang yang manis..mmhhh…bikin tak terasa 10 tusuk ludes dalam waktu sekejap.

Apakah sate Madura bergizi?Tentu saja. Gizi tinggi terdapat pada daging sate, baik daging ayam, daging kambing, maupun daging sapi. Misalnya pada daging ayam, ada protein, lemak, kalsium, zat besi, magnesium, kalium, seng, dan fosfor. Sementara beberapa vitamin juga bisa ditemukan dalam daging ayam, diantaranya vitamin C, B1, E, D, K, dan folat.  Ditambah lagi gizi dari kacang tanah yang dicampurkan pada saus sate. Kacang mengandung lemak, protein, zat besi, vitamin E, vitamin A, vitamin K, kalsium, vitamin B kompleks, kolin, dan lesitin.

Ada beberapa tips agar daging terasa lebih empuk. Salah satunya dengan menambahkan  sedikit saja parutan buah nanas pada saat dibumbu sebelum dibakar. Daging sate dibakar dengan arang dan tidak terlalu sering dikipas. Ini dilakukan agar api tidak membesar sehingga proses pematangan daging lebih optimal dan daging tidak gosong.

Sate Madura di Seantero Nusantara dan Mancanegara

Menemukan sate Madura di  luar Madura sangatlah mudah. Hampir semua menuliskan Sate Madura sebagai menu utama bahkan nama resto atau warungnya. Bagaimana dengan di Madura sendiri? Katanya susah cari sate Madura di Madura?hehehe ya kalo cari tulisan ‘Sate Madura’ emang susah…Kalo Sate Gule  banyak…Mungkin karena memang sudah di Madura jadi tidak perlu lagi disebut sebagai sate Madura ya… 😀 Dengan disebut sate ayam, sate kambing atau sate sapi aja udah pasti sate Madura yang light tapi lezat .. Dan memang umumnya teman makan sate di Madura adalah gule.

Sajian sate dan gule bukan hanya ada di warung-warung makan lo… Sate dan gule sudah menjadi bagian dari tradisi Madura. Pada acara perkawinan, khususnya akad nikah, sate dan gule ini menu wajib. Begitu juga dengan acara-acara istimewa lainnya. Sate dan gulenya umumnya memakai daging kambing atau sapi.

Nah kalau di luar Madura..sate Madura dijual mulai dari pedagang keliling, warung-warung tenda pinggir jalan sampai di resto yang harganya selangit. Penjualnya sendiri ada yang memang aseli Madura ada juga yang bukan orang Madura. Di Jakarta ada beberapa warung sate Madura yang sudah sangat dikenal oleh warga ibu kota, seperti Sate Apjay di Jl. Panglima Polim Jakarta Selatan, Sate Pertamina RSPP, Sate Ayam Barokah di daerah Santa, Sate Ayam Sambas, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Di luar negeri memang tidak semudah di Indonesia untuk menemukan sate Madura. Tapi di beberapa negara sate Madura masih bisa dijumpai karena orang Indonesia yang menjualnya. Di Malaysia, di Amerika, di Australia. Nama yang digunakan ada yang hanya satai saja ada juga yang lengkap menyebutkan satay dengan saus ala Madura.

Berikut ini sate Madura yang bisa dijumpai di mancanegara :

Sate Madura di Kuala Lumpur Malaysia

Sate Madura Saleha di Kuala Lumpur (sumber : tigadibumi.com)

Sate Madura Saleha di Kuala Lumpur (sumber : tigadibumi.com)

Sate Madura di Australia

Ulasan Sate Madura di tripadvisor.com.au

Ulasan Sate Madura di tripadvisor.com.au

Sate Madura di Jeddah

Sate Madura di sebuah resto di Jeddah (sumber : shazymoms.blogspot.co.id)

Sate Madura di sebuah resto di Jeddah (sumber : shazymoms.blogspot.co.id)

Sate Madura di Amerika

SATE5

Sate Food Truck di Amerika (sumber : Fans Page ‘Sate Truck’ )

Nah…kalo yang di Amerika ini memang tidak menyebutkan ‘sate madura’..hanya sate begitu saja. Sama halnya dengan hasil survey CNN pada tahun 2011 tentang 50 makanan terlezat di dunia (World’s 50 Best Food), sate masuk di urutan 14 loh.. Tidak disebutkan sih sate apa hehehe. Bisa jadi sate Madura termasuk sate yang dimaksud donk.. 🙂  Ngetop banget kan sate … Kengetopannya tak terbantahkan juga karena makanan ini ternyata salah satu yang disebut oleh Presiden Amerika Barack Obama dalam kunjungannya ke Indonesia pada tahun 2010. “Sate….!” , begitu  Obama mempraktekkan gayanya saat memanggil tukang sate..Nahh tahun segitu ..yang dipanggil pedagang sate keliling…berarti sate Madura donk ya…. 😀  Apapun itu..saya tetap bangga…Bangga pada sate Madura yang dikenal di seantero nusantara hingga mancanegara.

JELAJAH GIZII

Mendadak Piknik Itu Asik

Tidak selamanya piknik itu harus rempong. Tidak selamanya piknik itu ribet bawa ini bawa itu. Tidak selamanya piknik harus terencana jauh-jauh hari sebelumnya. Dan tidak selamanya pula piknik yang tak terencana itu tidak berkesan.

Saya sering mengalami piknik yang tak terencana. Contohnya sewaktu masih di bangku kuliah di Malang…selepas isyak duduk-duduk dengan 5 orang teman. Ada yang nyeletuk “ke Bromo  enak nih…”. Dan jadilah jam 12 malam itu juga berangkat ke Bromo naik motor. Haha seru deh dengan kenekatan waktu itu…

Mendadak piknik seperti itu kejadian lagi ketika saya mengikuti Bimbingan Teknis untuk pendamping upaya khusus padi jagung dan kedelai (Upsus Pajale) di Malang bulan Mei 2015. Bisa ke Malang aja saya udah bersyukur banget. 5 hari kegiatan di kampus, nostalgia dengan lingkungan kampus, serasa piknik aja meski lebih banyak kegiatan forumnya.

Memasuki hari ketiga, saya tiba-tiba pengen menginap di teman yang lain. Hahaha pake konsep anak kost nih. Saya terpikir untuk menginap di desa Brau di Kota Batu. Ada banyak hal yang ingin saya lakukan disana.

Tadinya saya khawatir dengan transportasi menuju ke desa yang terletak di atas kawasan wisata Songgoriti itu. Tapi kekhawatiran saya langsung sirna karena ada teman yang dengan suka cita menjemput saya di kampus. Wah…langsung deh berangkaaattt tak peduli hujan gerimis waktu itu.

Sampai di desa Brau sudah gelap. Dingin menusuk tulang. Di desa ini saya akhirnya bertemu dengan mbak Yuli, sosok yang menginspirasi  dan pernah saya tulis kisahnya disini. Mbak Yuli menyambut hangat dan seneng banget bisa ketemuan untuk pertama kalinya. Kami memang satu organisasi di Impala Unibraw, tapi beda generasi hampir 10 tahun. Sebelumnya kami hanya saling sapa dan gojekan lewat dunia maya. Karena sudah malam, tak lama kami ngobrol. Istirahat dulu…besok pagi sebelum saya kembali ke Malang, mbak Yuli ngajak keliling desa Brau melihat program biogas dan istana cacing.

Pagi yang menakjubkan di desa Brau. Mbak Yuli langsung mengajak saya keliling desa Brau. Ia menunjukkan lokasi-lokasi biogas yang dibangun oleh yayasan nirlaba yang dikelolanya. Setiap warga yang dijumpai di jalan selalu menyapa dengan ramah dan mempersilahkan untuk mampir. Tapi karena saya tak punya banyak waktu karena harus kembali ke kampus sebelum jam 8 pagi, ya tawaran warga semuanya kami tolak.

PIKNIK5

Pagi yang Menakjubkan di Brau

Salah satu kandang sapi perah yang sudah dilengkapi instalasi biogas

Salah satu kandang sapi perah yang sudah dilengkapi instalasi biogas (dok.pri)

Bersama mbak Yuli di salah satu sudut desa Brau

Bersama mbak Yuli di salah satu sudut desa Brau

Selesai berkeliling melihat progam biogas, saya diajak mengunjungi istana cacing. Wah…istana cacing kayak apa tuh. Saya pikir istananya dimana. Ternyata istananya ada tepat di depan rumah tempat saya menginap. Rak-rak bersusun rapi berisi cacing yang bisa dipanen dalam waktu tertentu. Biogas dan cacing-cacing ini menjadi harapan baru warga desa Brau.

Nah ini dia....Istana cacingnya..... (dok.pri)

Nah ini dia….Istana cacingnya….. (dok.pri)

Istana Cacing di depan rumah tempat saya menginap...

Istana Cacing di depan rumah tempat saya menginap…

Piknik penuh makna ini akhirnya harus berakhir ketika saya harus segera kembali ke Malang. Saya pun berpamitan dengan tuan rumah dan Mbak Yuli. Semoga ada kesempatan untuk bertemu lagi.

Etapi rupanya saya salah…pikniknya belum berakhir. Karena selepas Bimtek hari keempat, saya berpikir untuk menginap lagi di Brau. Hahahahaha belum puas euy. Desa ini bener-bener bikin ketagihan. Apalagi  kali ini lebih ramai suasananya, karena ada tambahan beberapa teman yang juga akan menginap di Brau. Cuzzz lagi deh…

Dalam perjalanan dari Batu ke Brau…teman-teman ngobrol tentang tracking ke tempat paralayang. Desa Brau memang terletak di bagian bawah wisata paralayang kota Batu yang terkenal itu. Gak pake banyak basa-basi, kami langsung sepakat besok pagi sebelum matahari terbit akan menikmati tracking adventure ke Gunung Banyak, tempat wisata paralayang itu. Waini…pasti seru ini…

Saya tanya-tanya dulu…berapa kilo jarak dari Brau ke Gunung Banyak itu…bagian paling ekstrimnya berapa lama..Pertanyaan gak penting, jadi ya pantas aja kalo ditertawakan teman-teman. Kesannya takut gituh ya…hahaha. Harap maklum…sudah lama gak berpiknik begini. Mendadak piknik…piknik alam bebas pulak.

Start pagi buta setelah subuh mengingatkan saya dengan summit attack yang biasa dilakukan di gunung-gunung dengan ketinggian lebih dari 3000 mdpl. Hahaha…kali ini cukup yang 1300 an mdpl ajah udah seneng banget. Sensasinya nyaris sama..

15 menit pertama kami menyusuri jalan aspal menuju titik start. Lumayan pemanasan…hawa dingin jadi tidak terlalu terasa karena terbakarnya kalori. Titik startnya sebenarnya hanya berupa jalan potong yang panjangnya sekitar 50 meter lah..Tapi kemiringannya yang nyaris….tegak lurus..Teman-teman yang sudah terbiasa ya santai saja melalui jalur itu. Kalo saya..hehehe menggeh-menggeh alias ngos-ngosan deh…Tapi perlahan dan pasti..akhirnya selesai juga lewat jalur itu.

Ini dia jalurnya...

Ini dia jalurnya…

Lanjut kemudian menuju ke puncak Gunung Banyak, tentu saja kami gak lewat jalur konvensional yang beraspal dan lebar serta tak terlalu menanjak. Kami lewat jalur selatan yang tidak biasa dilalui orang. Meski curam tapi masih aman kok.

Saat beberapa meter menjelang puncak, matahari mulai terbit…dan kami pun berhenti sejenak untuk menikmati moment yang selalu ditunggu itu. Subhanallah cakep banget pemandangannya.

Selamat Datang Pagi....(dok. tim)

Selamat Datang Pagi….(dok. tim)

Menuju Puncak (dok. tim)

Menuju Puncak (dok. tim)

Sambil lalu kami melanjutkan perjalanan ke puncak yang tinggal beberapa langkah lagi. Di puncak rupanya sudah ramai anak-anak muda dengan kamera mereka masing-masing. Meski memang tak seramai di Penanjakan Bromo tentunya. Atau mungkin karena waktu itu bukan hari libur ya…

Di Puncak Gunung Banyak (dok. pri)

Di Puncak Gunung Banyak (dok. pri)

Hanya sekitar 30 menit kami disitu dan puas-puasin menikmati pemandangan yang memang sudah lama saya rindukan. Pegunungan…hutan..kabut…angin yang dingin semilir..ahhhhh jadi rindu lagi kan… Akhirnya kami harus segera kembali ke Brau…siap-siap.. jam 8 saya sudah harus sudah di dalam kelas lagi untuk ikut Bimtek hari terakhir.

Karena sudah puas piknik di Brau…kegiatan di kelas yang biasanya bikin ngantuk dan lesu…bawannya jadi fresh terus deh… Sampai pulang ke Sumenep pun efek nya masih terasa 😉 Bener-bener piknik mendadak yang berkesan…pengobat rindu pada alam…

Itulah kenapa bagi saya piknik itu penting.. Karena piknik bisa menjernihkan pikiran yang keruh…bikin hati senang. Kalau hati senang dan pikiran tenang…insyaallah fisik akan sehat..penyakit enggan mendekat 🙂 Makanya pilih piknik yang gak bikin stress. Pengen piknik…ya piknik aja…gak harus jauh.. Ada tempat piknik yang dekat..silahkan dijadikan tempat piknik. Pengen yang jauh…ya disiapkan aja. Piknik nekat juga boleh…yang penting aman..hehehe.

Kalau contoh piknik yang jauh dari tempat saya tinggal…ya pengennya ke Bali, Jogja, atau Bogor. Nah…kalau liburan ke Bogor kemana aja enaknya?Kalau saya yang wajib dikunjungi ya Kebun Raya Bogor lah ya…Taman Safari…Gunung Pancar….Jungleland..ahhh banyakkkk kalo Bogor mah… Saya juga pengen main ke kampus IPB hehehe..yakin nih cuma pengen main…? Gak pengen sekolah disono…? 😉

Tulisan ini untuk “Lomba Blog Piknik itu Penting” 

banner-lomba-blog-piknik