Adaptasi Kinar di Sekolah Baru

Mempunyai kecenderungan memakai tangan kiri untuk berbagai aktifitas bukan  hal aneh sebenarnya. Bukan hal yang jelek juga sehingga harus diubah dan dibiasakan memakai tangan kanan. Apalagi untuk menulis. Tapi rupanya tidak semua menganggap demikian. Kebiasaan Kinar menulis tangan kiri sempat dipermasalahkan oleh gurunya di hari-hari pertamanya masuk SD. Bahkan sejak observasi untuk masuk SD.

Di hari kesekian minggu pertama menjadi siswa SD Kinar mengeluh capek dan sampe menolak untuk ngaji sore hari seperti biasanya. Tidak biasanya Kinar mengeluh seperti itu.

“Capek kenapa dek?”

“Capek…tadi aku nulis kanan..”

Haaahhh…saya terkejut tapi berusaha tetap tenang..

“Bilang donk dek..kalo adek kidal…”

“Sudaaahhh…”

“trus..?”

“Ya tetep disuruh nulis pake tangan kanan…”

Hmmm…Saya diam saja…tapi langsung ambil HP untuk sms guru nya… Ya..saya hanya ingin memberitahukan kalau Kinar punya kecenderungan memakai tangan kiri untuk menulis. Saya juga meminta gurunya untuk tidak memaksa Kinar menulis dengan tangan kanan. Tidak lupa saya sampaikan terima kasih atas pengertiannya.

Tadinya saya juga ingin menyampaikan, kalau saya tidak keberatan Kinar dibimbing menulis tangan kanan…tapi tidak perlu dipaksa… biarlah perubahan itu berjalan natural dan tidak melelahkan. Tapi gak jadi ah..kepanjangan sms nya..hehehe

Alhamdulillah direspon oleh kedua guru yang saya sms. Beliau-beliau meminta maaf (karena dikira Kinar main-main…ohhh nooo…) dan berterima kasih dengan informasi yang saya berikan. Tapi tetap lega juga saya nya sudah menyampaikan ke gurunya dan responnya juga positif… Saya sampaikan ke Kinar…untuk menulis seperti biasa aja..pake tangan kiri gak papa.

Besoknya sepulang sekolah Kinar masih mengeluh capek. Waduh kenapa lagi?

“Aku nulis pake tangan kanan…”

“Lah kenapa masih pake tangan kanan dek?”

“Takut ketahuan gurunya…”

Olalalaa…saya juga menangkap ada rasa khawatir di wajah Kinar.

“Gak papa dek…nulis aja pake tangan kiri…”

“Nggak…aku takut..bla…bla..bla..” intinya Kinar takut dengan kebiasaannya menulis dengan tangan kiri.

“Nggak papa dek…Bunda udah bilang ke gurunya kalo adek biasa nulis kiri…nulis aja kayak adek biasa nulis..” Lalu saya melihat Kinar masih agak mikir 🙂

Besoknya lagi…sampai tulisan ini dibuat (sekitar 3 hari setelah terakhir Kinar nulis pake tangan kanan)…Kinar tidak lagi mengeluh capek nulis..

“Adek sekarang kalo nulis pake tangan apa…?”

“Kiri…” Kinar tersenyum santai…

Yang melegakan bagi saya bukan bisa pakai tangan kirinya lagi untuk menulis…tapi lebih ke enjoy nya dia menjalani hari-hari di sekolah. Kalaupun nanti Kinar mau nulis pake tangan kanan tanpa paksaan…ya..silahkan saja.. Saya tentu juga tetap akan merasa lega.

Advertisements

One thought on “Adaptasi Kinar di Sekolah Baru

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s