5 Hal Ini Perlu Diyakinkan Pada Calon Investor

Sumber : phx.corporate-ir.net

Sumber : phx.corporate-ir.net

Investor sangat dibutuhkan dalam berbisnis, baik bisnis skala besar maupun kecil. Besarnya investasi tentu disesuaikan dengan  target yang ingin dicapai oleh pelaku bisnis. Ada kalanya pelaku bisnis merasa kesulitan dalam memperoleh investor. Akibatnya bisnis tidak bisa berkembang atau bahkan berhenti sama sekali.

Nah..untuk mendapatkan kepercayaan investor memang diperlukan upaya meyakinkan. Artinya meyakinkan bahwa bisnis yang akan atau sedang dijalankan mempunyai prospek yang bagus. Apa saja yang perlu diyakinkan?

  • Manajemen Sumber Daya Manusia, dengan memberikan keyakinan terhadap keberadaan tim manajemen dan seluruh jajaran pelaku bisnis, investor akan lebih mudah memberikan kepercayaannya. Orang-orang yang berpengalaman bisa memberikan jaminan bahwa investasi yang diberikan tidak akan sia-sia.
  • Resiko Usaha, dengan memberikan keyakinan terhadap resiko-resiko usaha kepada investor, maka investor akan lebih siap.
  • Potensi pasar, investor perlu melihat potensi ini untuk meyakinkan berjalan atau tidak bisnis yang akan dibiayainya. Potensi pasar bisa disajikan dalam jangka pendek maupun panjang.
  • Risk dan Reward relationship, ini penting bagi investor untuk mengetahui bagaimana skenario penyelesaian bila terjadi kegagalan bisnis. Begitu pula bila bisnis berkembang, apa yang akan diterima oleh investor.
  • Entry Barrier, investor perlu diyakinkan terhadap upaya-upaya inovatif pengembangan bisnis. Dengan demikian prospek bisnis akan lebih terlihat dan terarah.

Aldi Ferdian,  financial engineering & consultan, investor sekaligus owner Cakradhara Group membenarkan unsur prospektif sangat penting dalam penawaran investasi. Bisnis yang prospektif akan mudah diminati oleh para investor. Hal ini berdasarkan pengalamannya dalam membiayai berbagai bentuk usaha. Mulai dari pembiayaan usaha karyawannya yang terus berkembang pada pembiayaan bentuk usaha di berbagai bidang. Sampai sekarang bidang usaha yang dibiayai oleh perusahaannya sangat beragam, diantarannya perkebunan jamur tiram, cabe, media digital, integrated media promotion, properti, dan energi. Dari sejumlah usaha yang dibantu pendanaannya, ada yang sudah bisa membiayai perusahaan mereka sendiri. Untuk yang sudah bisa mandiri seperti itu, Aldi memfokuskan ke pengembangan usaha dan pembangunan sistem yang terintegrasi.

Referensi :

Advertisements

Pilih Konsultan Pajak yang Tepat Hindari Sanksi Pidana di Tahun 2016

Mempunyai konsultan pajak sangat penting dan menjadi kebutuhan dalam dunia bisnis apapun. Konsultan pajak yang baik akan menjadikan kliennya wajib pajak yang cerdas. Bukan sebaliknya menjadikan kliennya sebagai pelanggar hukum yang bisa merugikan klien itu sendiri. Apa yang harus dilakukan untuk bisa memilih konsultan pajak yang tepat? Pastikan beberapa hal berikut ini untuk menentukan konsultan pajak yang tepat untuk Anda :

  • Pastikan konsultan pajak Anda mengetahui dengan pasti jenis usaha Wajib Pajak, sehingga dapat menerapkan yang tepat dan efisien. Misalnya perpajakan untuk pertambangan, minyak dan gas bumi, rumah sakit, bank, telekomunikasi, real estate, jasa konstruksi, yayasan pendidikan, UMKM, tentu beda aturan.
  • Pasikan konsultan pajak Anda akan memberikan perencanaan pajak yang baik karena perencanaan pajak merupakan arah kebijakan yang harus disusun agar pajak lebih eifisien dan benar. Tax planning harusnya sudah diberikan sejak usaha belum dimulai, misalnya bentuk usaha yang lebih menguntungkan berupa UD, CV, PT, atau JO, jenis usahanya, pemilihan akun yang tepat, pemilihan vendor, dsb.
  • Pastikan jenis-jenis kliennya, apakah konsultan tersebut sudah punya pengalaman menangani jenis usaha yang sama dengan usaha Anda. Misalnya belum pernah punya pengalaman untuk memberikan konsultasi tentang pajak usaha di bidang pertambangan, bisa jadi hal fatal kalau tidak tahu tentang aturan pajak pertambangan.
  • Pastikan apakah bila ada pemeriksaan pajak akan didampingi atau bahkan sampai pengajuan keberatan maupun banding di Pengadilan Pajak.
  • Pastikan apakah konsultan pajak tersebut seorang yang ahli pajak. Hal ini dibuktikan dengan sertifikat brevet A, B, atau C, serta mempunyai keahlian lain di bidang akuntansi, hukum, kepabeanan, moda tranportasi, dan keahlian lain yang akan sangat membantu dalam menjalankan tugas sebagai konsultan.
  • Hindari konsultan pajak yang suka menjanjikan penyelesaian pajak dengan memberikan imbalan uang ke oknum petugas pajak. Karena tugas konsultan adalah membuat kliennya mematuhi aturan, menghindari sanksi dan denda, serta memanfaatkan fasilitas yang tepat.

Nah..mengapa menghindari kesalahan dalam pajak menjadi penting?Karena menurut Zeti Arina, CEO Artha Raya Consultant, mulai tahun 2016 kesalahan dalam pajak bisa mendapatkan sanksi pidana.  Jadi  bagi para wajib pajak, apabila memang pelaporan pajaknya masih salah terutama untuk orang pribadi, sebaiknya segera lakukan pembetulan di tahun 2015 (untuk laporan pajak 2010 sampai 2014) dan mintakan penghapusan dendanya. Indikasi dari KPP biasanya kesesuaian aset yang dimiliki dengan pembayaran pajaknya. Aset yang dimaksud mulai dari tabungan sampai aset tidak bergerak misalnya rumah, tanah, mobil, dsb. Zeti mencontohkan, akan bermasalah misalnya  apabila membeli rumah seharga 500 juta tetapi di daftar hartanya tidak ada tabungan atau hutang dan penghasilan yang dilaporkan cuma sedikit.

So…Ayo periksakan laporan pajaknya pada konsultan yang tepat…

 

6 Pilihan Bisnis untuk IRT

Berbisnis sudah bukan lagi hanya dilakukan oleh kaum laki-laki. Berbisnis juga bukan saja hanya bisa dilakukan di kantor di luar rumah. Kini ibu rumah tangga pun bisa berbisnis dan tidak sedikit yang berpenghasilan besar dengan menjalankan bisnis dari rumah. Bisnis apa saja yang bisa dijalankan dari rumah? Berikut ini contoh-contohnya :

  • Reseller, bisnis ini mulai menjadi pilihan bisnis para ibu rumah tangga beberapa tahun terakhir. Dengan menjadi reseller, para ibu rumah tangga bisa memulainya dengan modal kecil atau bahkan tanpa modal. Persediaan atau stok barang dagangan tergantung kesepakatan dengan penyedia barang atau supplier. Produk reseller sangat beragam, mulai dari kosmetik, pakaian, makanan, dll.
  • Dropshipper, hampir sama dengan reseller, bisnis ini banyak dipilih ibu rumah tangga karena kemudahan dan modal yang tidak besar (atau tanpa modal sama sekali).
  • Menjual makanan, bisnis ini umumnya dipilih oleh ibu rumah tangga yang memang mempunyai kemampuan untuk membuat makanan. Mulai makanan ringan, camilan, kue lebaran, atau dalam skala yang lebih besar (katering).
  • Butik, pilihan bisnis ini juga sudah sangat mendominasi bisnis di kalangan ibu rumah tangga. Mulai mendesain, menjahit, sampai penjualan dilakukan sendiri atau dengan tenaga kerja. Produknya pun beragam tidak hanya terbatas pada pakaian tapi ada juga tas, sepatu, dan aksesoris lainnya.
  • Merias Wajah dan Rambut, bisnis ini bisa menjadi pilihan terutama bagi memang mempunyai kemampuan untuk merias wajah dan rambut.
  • Freelancer, ada berbagai profesi yang bisa dijalani secara freelance tanpa terikat dengan tempat kerja dan jam kerja tertentu. Profesi yang bisa dijalani secara freelance antara lain penulis, blogger, marketter, web desainer, konsultan, dll.

Masih banyak lagi bisnis yang bisa menjadi pilihan ibu rumah tangga. Tapi yang terpenting bisnis yang dijalankan berdasarkan hobi,minat, dan pasar agar lebih mudah dijalankan. Seperti yang disarankan Indari Mastuti, pendamping bisnis ratusan ibu rumah tangga. CEO Indscript Creative ini juga mengungkapkan, hal penting yang harus dilakukan oleh ibu rumah tangga yang ingin berbisnis adalah mulai saja dari sekarang. Jangan menunda lagi, karena kunci sukses percaya diri dan bisnis itu LATIHAN, bukan karena bakat.

Upsus Pajale Sumenep : Uji Genotype Jagung

Salah satu bagian dari pendampingan Upaya Khusus Swasembada Pangan Padi Jagung Kedele adalah melakukan penelitian. Di kabupaten Sumenep – Madura penelitian dilakukan dengan menguji 4 genotype jagung non hibrida. Lahan penelitian seluas 0,1 ha ada  di kecamatan Guluk-guluk. Keempat genotype tersebut disebut sebagai UB-A, UB-B, UB-C, dan UB-D. Ujicoba ini dimulai Juli 2015 sampai masa panen Oktober 2015.

Seharusnya ini bukan hal baru buat saya. Tappiii…karena waktu kuliah dulu saya gak bikin penelitian kayak gini untuk skripsi…jadi hal baru deh :D.

Genotype yang diuji adalah hasil persilangan beberapa tetua jagung unggul hasil penelitian Maize Research Centre Universitas Brawijaya yang diketuai Ir. Arifin Noor Sugiharto, MSc, PhD. Ini adalah uji pertama kali di wilayah Madura. Sebelumnya genotype-genotype tersebut pernah diuji di beberapa wilayah, diantaranya Malang dan Kediri. Produktifitas keempat genotype di daerah uji coba itu 7-8 ton per hektar. Sementara varietas jagung yang biasa digunakan petani di Guluk-guluk produktifitasnya 5-6 ton per hektar.

Perlakuan terhadap 4 genotype yang belum dipasarkan secara bebas ini menyesuaikan kebiasaan petani lokal. Tapi tetep ada beberapa dosen Fakultas Pertanian Brawijaya yang memberikan rekomendasi penting terhadap perlakuan yang akan diterapkan petani. Misalnya dalam hal penggunaan pupuk dan pembasmi hama.

Pengamatan yang dilakukan oleh para pendamping mulai dari masa perkecambahan sampai tanaman jagung siap panen.

Ke lokasi demplot

Ke lokasi demplot

Pengolahan Tanah

Pengolahan Tanah

Penanaman.. Ada Babinsa+PPL yang ikutan.

Penanaman.. Ada Babinsa+PPL yang ikutan.

Benih 2 Hari Setelah Tanam

Benih 2 Hari Setelah Tanam

Yeaaayyy...tumbuhhh...!

Yeaaayyy…tumbuhhh…!

Ngobrol Cantik di Lahan dengan dosen pembimbing lapang Pak Haji Nurul (petani pemilik lahan)

Ngobrol Cantik di Lahan dengan dosen pembimbing lapang Pak Haji Nurul (petani pemilik lahan)

Sambut senja di lahan penelitian

Sambut senja di lahan penelitian

Nahhh ini bonusnya kalo lagi di lahan...hehehe

Nahhh ini bonusnya kalo lagi di lahan…hehehe

Uji teknologi lainnya juga akan dilakukan yaitu untuk komoditas padi yang akan dilakukan di wilayah kecamatan Lenteng kabupaten Sumenep pada bulan Agustus 2015.

 

Adaptasi Kinar di Sekolah Baru

Mempunyai kecenderungan memakai tangan kiri untuk berbagai aktifitas bukan  hal aneh sebenarnya. Bukan hal yang jelek juga sehingga harus diubah dan dibiasakan memakai tangan kanan. Apalagi untuk menulis. Tapi rupanya tidak semua menganggap demikian. Kebiasaan Kinar menulis tangan kiri sempat dipermasalahkan oleh gurunya di hari-hari pertamanya masuk SD. Bahkan sejak observasi untuk masuk SD.

Di hari kesekian minggu pertama menjadi siswa SD Kinar mengeluh capek dan sampe menolak untuk ngaji sore hari seperti biasanya. Tidak biasanya Kinar mengeluh seperti itu.

“Capek kenapa dek?”

“Capek…tadi aku nulis kanan..”

Haaahhh…saya terkejut tapi berusaha tetap tenang..

“Bilang donk dek..kalo adek kidal…”

“Sudaaahhh…”

“trus..?”

“Ya tetep disuruh nulis pake tangan kanan…”

Hmmm…Saya diam saja…tapi langsung ambil HP untuk sms guru nya… Ya..saya hanya ingin memberitahukan kalau Kinar punya kecenderungan memakai tangan kiri untuk menulis. Saya juga meminta gurunya untuk tidak memaksa Kinar menulis dengan tangan kanan. Tidak lupa saya sampaikan terima kasih atas pengertiannya.

Tadinya saya juga ingin menyampaikan, kalau saya tidak keberatan Kinar dibimbing menulis tangan kanan…tapi tidak perlu dipaksa… biarlah perubahan itu berjalan natural dan tidak melelahkan. Tapi gak jadi ah..kepanjangan sms nya..hehehe

Alhamdulillah direspon oleh kedua guru yang saya sms. Beliau-beliau meminta maaf (karena dikira Kinar main-main…ohhh nooo…) dan berterima kasih dengan informasi yang saya berikan. Tapi tetap lega juga saya nya sudah menyampaikan ke gurunya dan responnya juga positif… Saya sampaikan ke Kinar…untuk menulis seperti biasa aja..pake tangan kiri gak papa.

Besoknya sepulang sekolah Kinar masih mengeluh capek. Waduh kenapa lagi?

“Aku nulis pake tangan kanan…”

“Lah kenapa masih pake tangan kanan dek?”

“Takut ketahuan gurunya…”

Olalalaa…saya juga menangkap ada rasa khawatir di wajah Kinar.

“Gak papa dek…nulis aja pake tangan kiri…”

“Nggak…aku takut..bla…bla..bla..” intinya Kinar takut dengan kebiasaannya menulis dengan tangan kiri.

“Nggak papa dek…Bunda udah bilang ke gurunya kalo adek biasa nulis kiri…nulis aja kayak adek biasa nulis..” Lalu saya melihat Kinar masih agak mikir 🙂

Besoknya lagi…sampai tulisan ini dibuat (sekitar 3 hari setelah terakhir Kinar nulis pake tangan kanan)…Kinar tidak lagi mengeluh capek nulis..

“Adek sekarang kalo nulis pake tangan apa…?”

“Kiri…” Kinar tersenyum santai…

Yang melegakan bagi saya bukan bisa pakai tangan kirinya lagi untuk menulis…tapi lebih ke enjoy nya dia menjalani hari-hari di sekolah. Kalaupun nanti Kinar mau nulis pake tangan kanan tanpa paksaan…ya..silahkan saja.. Saya tentu juga tetap akan merasa lega.