Mimpi yang Sempurna ala Aldi Ferdian

Kesuksesan berawal dari mimpi. Percaya atau tidak? Sudah banyak kan…buktinya yang berhasil meraih kesuksesan karena punya mimpi besar. Tapi tentu gak cukup sekedar mengandalkan mimpi saja. Orang-orang yang sukses merah mimpi adalah orang-orang yang sudah jatuh bangun dan merasakan berbagai kegagalan. Orang-orang yang sukses meraih mimpi adalah orang-orang yang berhasil menjadikan kegagalan sebagai pelajaran.

Ya..mimpi saja tidak cukup. Mimpi itu hanyalah tinggal mimpi bila tidak pernah diupayakan untuk terwujud. Seperti yang dialami Aldi Ferdian sebagai financial engineering and consulting serta investor asal Bandung. Di usianya yang masih muda Aldi sudah merasakan kesuksesan buah dari mimpinya. Aldi sendiri mempunyai mimpi untuk bisa mewujudkan mimpi orang lain. Menurutnya mimpi harus sungguh-sungguh dikejar diiringi dengan kepedulian terhadap sesama. Jangan pernah lupa untuk selalu berbagi dari apa yang sudah diperoleh. Aldi mencontohkan misalnya dengan membantu menyalurkan sedekah, membiayai proyek yang bersifat kemanusiaan, atau mencarikan jalan keluar agar orang lain bisa berkembang.

Aldi Ferdian

Aldi Ferdian

Kesuksesan Aldi memang bukan kesuksesan yang instan. Dunia kerja dilakoninya sejak usia remaja. Ketika usia 17 tahun ia sudah menjadi sopir antar jemput sekolah dasar dan bekerja sebagai crew service dan delivery service di Mc.Donald King Plaza Bandung. Ia bekerja sambil kuliah di jurusan Teknik Industri Universitas Pasundan. Lalu bekerja sebagai event organizer dan supervisor entertainment di Fame Station Cafe. Lepas dari dunia entertainment yang nyaris tidak mengenal jam kerja, Aldi mulai mengenal dunia perbankan. Tadinya hanya sebagai marketing bank yang menjual produk reksadana, sampai akhirnya menjabat posisi penting di beberapa bank besar. Waktu berjalan dan Aldi merasa bosan dengan ritme kerja di bank yang menurutnya lambat.

Aldi pun mendirikan production house Vizwerk. Dari sinilah perusahaannya terus berkembang karena karyawannya menginginkan untuk mempunyai perusahaan sendiri. Vizwerk membantu pembiayaan para karyawan yang mau mendirikan perusahaan. Perkembangan itu membuat Aldi semakin banyak mendapat proyek dan akhirnya mendirikan perusahaan induk Cakradhara Group. Perusahaan induk ini diharapkan akan memudahkan konsolidadi sekaligus pengembangan bisnisnya.

Masih takut bermimpi?Bermimpilah…dan sungguh-sungguh mewujudkannya.

Hiyaaaa Ada Pelangi di Dashboard WordPress

Pelangi di Dasboard WordPress

Pelangi di Dasboard WordPress

Pagi-pagi mantengin blog mau bikin postingan…agak aneh aja kenapa tiba-tiba ada warna begitu di bagian atas dasbor..Cuma warna begitu aja…gak ada yang bisa diklik atau apalah yang bisa kasi petunjuk apa yang terjadi. Duh apa wordpress saya lagi error ya..

Ternyata setelah agak siangan baca ..ada yang share link kompasiana tentang Celebrate Pride..Hoalaaahh..untungnyahhh di Facebook saya gak ada yang ikutan pake aplikasi baru itu. Jadi saya agak telat taunya…heheh gak ngaruh juga sih..gak bakal ikut-ikutan nge-rainbow.. Kalo ada yang ngasi rainbow cake atau LKR alias lidah kucing rainbow..baru deh ikutan antri paling depan 🙂

Nah…setelah tahu..apa pendapat saya tentang keputusan itu?Hmmm…no komen ajah.. 😀 Cuma bisa berdoa semoga kita dijauhkan dari hal-hal seperti itu..*loh…katanya no komen…hehehe*

Gaji 3 juta Tak Kena Pajak

Ambang batas Penghasilan Tidak kena Pajak (PTKP) naik dari 2.025.000 per bulan menjadi 3.000.000 per bulan. Ketentuan baru ini rencananya akan diberlakukan mulai 1 Juli 2015. Berarti perusahaan tidak lagi boleh memungut pajak bagi karyawan yang gajinya maksimal 3 juta per bulan atau 36.000.000 rupiah per tahun.

Seperti yang disebutkan di Liputan6.com, beberapa pertimbangan dari perubahan ini antara lain karena adanya perlambatan ekonomi, perlunya meningkatkan daya beli masyarakat, dan penyesuaian dengan kenaikan UMP atau Upah Minimum Propinsi 2015. Penyesuaian ini diharapkan dapat meningkatkan konsumsi masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan investasi.

Berdasarkan perhitungan pemerintah, jika langsung berlaku, kenaikan PTKP bisa mendukung pertumbuhan ekonomi sebesar 0,09 persen, konsumsi Rumah Tangga 0,07 persen, investasi 0,19 persen, dan inflasi 0,04 persen.

Bagi yang bergaji 3.000.000 ke bawah atau 36.000.000 per tahun bisa bernapas lega…Yang bergaji di atas itu?Ya tetap membayar pajak seperti biasa…Karena pajak memang tidak bisa dihindari. Menunda pembayaran pajak sama saja merepotkan diri sendiri.

Zeti Arina sebagai konsultan pajak mengingatkan taat membayar pajak sangat penting karena semua fasilitas umum yang dinikmati masyarakat berasal dari pembayaran wajib pajak. Para wajib pajak dipercaya untuk menghitung sendiri jumlah pajaknya (self asessment).

Zeti Arina, CEO Artha Raya Consultant

Zeti Arina, CEO Artha Raya Consultant

Zeti yang menjabat CEO Artha Raya Consultant dan Ketua Ikatan Konsultan Pajak Inonesia (IKAPI) Surabaya mengakui masih banyak masyarakat yang antipati terhadap pajak. Bukan hanya perorangan tapi juga perusahaan. Karena antipati itulah kemudian wajib pajak menunggak sampai besar tagihan pajaknya. Tidak heran bila ada perusahaan yang bangkrut karena tunggakan dan denda pajak yang tinggi.

Untuk itu Zeti menegaskan pentingnya edukasi tentang pajak, meliputi cara menghitung pajak dengan benar dan hemat, pola pembayaran pajak, cara pembayaran pajak, dan cara pelaporan setelah pembayaran dilakukan. Edukasi ini untuk membantu wajib pajak terhindar dari denda dan sanksi yang bisa merugikan wajib pajak sendiri. Kegiatan edukasi yang sudah dilakukan Zeti antara lain menulis artikel, menulis buku, memberi seminar, mengajar, talk show di media TV dan radio,  melalui sosial media, dan melakukan pertemuan-pertemuan non formal.

Buku Zeti Arina

Buku Zeti Arina

Mengenal Profesi Woman Marketer

Pernah mendengar profesi  woman marketer? Profesi ini belum banyak digeluti oleh perempuan di Indonesia. Woman marketer adalah konsultan marketing yang menghubungkan merchant  atau pemilik usaha seperti restoran dengan bank atau perusahaan lain. Konsultan inilah yang kemudian menciptakan program-program promosi,  seperti discount, top spender, dan sejenisnya.

Salah satu woman marketer di Indonesia adalah Veronica Ratnaningrum, yang sudah membangun perusahaan konsultan marketingnya, PT Masterindo Multiguna, sejak tahun 2011. Meski usianya terbilang relatif masih muda, PT. Masterindo  Multiguna berhasil menggandeng berbagai klien besar termasuk bank-bank swasta dan BUMN ternama di Indonesia.

Veronica Ratnaningrum (sumber : indscriptcreative.com)

Veronica Ratnaningrum (sumber : indscriptcreative.com)

Beberapa program yang ditawarkan kepada klien PT. Masterindo Multiguna diantaranya :

  • Merchant Privileges Outsourcing, dalam layanan ini perusahaan Veronica memiliki jaringan merchant yang menjangkau seluruh propinsi di Indonesia. Para pemilik usaha atau merchant berkolaborasi dengan perusahaan klien atau Bank, untuk memberikan layanan tambahan kepada pelanggan. Dari layanan ini diharapkan tercipta transaksi yang lebih signifikan.

    Program Merchant Privileges Outsourcing (sumber : masterindomultiguna.com)

    Program Merchant Privileges Outsourcing (sumber : masterindomultiguna.com)

  • Redemption Program
  • Voucher
  • Merchandise

Untuk semua program tersebut perusahaan Veronica yang mengerjakan semuanya, mulai dari pendekatan  dengan pihak yang terkait dalam program sampai tercapai deal.  Perusahaan ini juga yang melakukan pencetakan kolateral, termasuk banner promo untuk di tempatkan di lokasi merchant. Sarana promo tersebut penting  untuk menginformasikan program kepada pelanggan.

Apa modal utama  Veronica Ratnaningrum sebagai woman marketer hingga bisa seperti sekarang ini?Networking. Ia mengenal banyak dan menjalin hubungan baik dengan pemilik-pemilik restoran dan usaha lainnya. Modal networking inilah yang kemudian dihubungkan dengan bank-bank besar.

Networking yang dimiliki Veronica ditunjang dengan karakter yang memang sudah lekat dengannya, yaitu profesional dalam bekerja, tekun, semangat belajar tinggi, serta jiwa kepemimpinan yang kuat. Ditambah dengan kehandalannya dalam merancang program, analisa pasar, riset, mengorganisir, memanajemen, serta memberikan jalan keluar untuk setiap problem yang dihadapi kliennya, sangat pantas bila perusahaannya mampu berkembang dengan pesat dalam waktu cepat.

Meski kompetitor mulai bermunculan, Veronica yang lulusan Southern Illinois University ini tidak merasa khawatir. Program demi program terus digagas. Seperti program yang siap diluncurkan, yaitu digital merchant, e-catalogue, dan e-voucher.

Dari Sawah ke Sawah

Menyusuri pematang sawah…menghampiri tegal demi tegal..bertemu dengan satu kelompok tani ke kelompok tani lainnya..bersahabat dengan debu dan terik matahari. Itulah hari-hari saya sekarang dan setidaknya untuk beberapa bulan ke depan. Akhirnya saya nyemplung ke aktifitas yang nyambung dengan sekolah di kampus Universitas Brawijaya dulu….hhehe. Aktifitas yang nyaris belum pernah saya geluti sejak lulus kuliah. Pertanian.

Jadi ceritanya saya lagi ikut jadi pendamping upaya khusus swasembada pangan padi jagung dan kedelai. Kegiatan ini berlangsung mulai Mei, dan diawali dengan bimbingan teknis di Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Alhamdulillah saya dikasi tugas pendampingan di kecamatan Ambunten Sumenep (15 desa). Jaraknya hampir 30 km lah kalo dari rumah.

Ketika berkunjung ke setiap sawah..saya nikmati perjalannya..suasananya..semuanya. Suara alam yang menenangkan..bikin adem ayem..lupa sama yang penting …apalagi yang gak penting-gak penting…Hahaha apaan sih.. Dan itu bikin saya ketagihan. Rasanya ada yang menyaingi kenikmatan berada di gunung dan hutan nih.. 😀

Alhamdulillah lagi…sampai sekarang dan mudah-mudahan selanjutnya tidak ada kendala, termasuk hal-hal teknis di lapangan. Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), Kepala UPT, kelompok tani, tim pendamping, dosen pembimbing, semuanya sangat memudahkan tugas-tugas saya.

Kalo biasanya saya Cuma bisa mengagumi sawah-sawah yang hijau sekilas aja pas lewat…nah sekarang saya puas-puasin dah main di sawah hehehe. Sering bertemu dengan petani juga membuat saya harus lebih bersyukur..masih banyak yang mau menyediakan beras untuk kita makan. Ketika banyak orang yang sibuk perawatan kulit biar putih..bersih…boookkk mereka boro boro ya.. Siang malam mereka jaga tanaman biar memberi hasil yang maksimal.

Berhubung saya belum bisa berbagi banyak cerita, saya berbagi capture dari sawah ke sawah aja yahhhh… 🙂

Desa Beluk Raja Ambunten

Desa Beluk Raja Ambunten

Kecamatan Ganding

Kecamatan Ganding

Kecamatan Guluk-guluk

Kecamatan Guluk-guluk

Kecamatan Guluk-guluk

Kecamatan Guluk-guluk

Kecamatan Rubaru

Kecamatan Rubaru

Kecamatan Ambunten

Kecamatan Ambunten

Kecamatan Ambunten

Kecamatan Ambunten

Kecamatan Ambunten

Kecamatan Ambunten

Perempuan di Desa Ambunten Barat

Perempuan di Desa Ambunten Barat