Wisata Kuliner Sumenep : Palotan Pendhang

Salah satu kuliner populer di Sumenep adalah Palotan Pendhang. Palotan artinya ketan dan pendhang artinya ikan pindang. Lokasi wisata kuliner ini di kecamatan Manding sekitar 30 km ke arah utara Kota Sumenep. Saya diajak kerabat yang sebelumnya sering membawakan makanan ini. Saya sendiri juga pengen tahu lokasinya dimana.

Jadilah kami meluncur ke utara Kota Sumenep sekitar jam 10 pagi. Sengaja agak siangan karena paginya ada rombongan pegowes yang mampir dan makan pagi di warung itu. Jadi begitu sampai di lokasi sudah sepi hanya tinggal beberapa orang saja yang nongkrong di warung. Warungnya di pinggir jalan dan halamannya luas.

Ini dia warung palotan pendang

Ini dia warung palotan pendhang

Bagian dalam warung..bersih..dan hanya tersedia bale untuk duduk..

Bagian dalam warung..bersih..dan hanya tersedia bale untuk duduk..

Saya langsung menuju bagian belakang warung  memesan untuk take away. Gak terlalu banyak pernak-pernik di dapur. Hanya ada baskom besar berisi ketan, dan beberapa wadah berisi lauk, sambal, dan parutan kelapa. Untuk makan di tempat, Mak Iyye pemilik warung itu menata palotan di piring dengan alas daun pisang. Untuk take away ..palotan dengan pelengkap ikan pindang goreng, bakwan udang, parutan kelapa, dan sambal, dibungkus full daun pisang. Kalopun dibungkus kertas nasi..tetap memakai alas daun pisang. Biar wangi katanya.. 🙂 Satu porsi palotan dibandrol 6 ribu rupiah saja. Kenyang gak tuh ? Kenyang buangeeettt…

Ini dia Palotan Pendang

Ini dia Palotan Pendhang

Ini penampakan Palotan Pendhang kalo take away..yang ini tanpa bakwan udang

Ini penampakan Palotan Pendhang kalo take away..yang ini tanpa bakwan udang

Warung buka setiap hari dari jam 6 pagi sampai jam 11 siang atau sehabisnya palotan. Setelah itu warung tetap buka sampai malam hari dengan menu kopi saja.

Sementara saya asyik ngobrol di dalam warung…anak-anak rupanya girang melihat kandang sapi tepat di samping warung. Saya dan anak-anak terwawaw..(dikit-dikit waw..dikit-dikit waw) melihat kandang sapinya bersih banget, jadi kami tak segan mendekat. Baunya sampai ke warung nggak tuh?Hehehe don’t worry..jangankan ke warung..di kandangnya aja gak ada bau kandang sapi… bersih..!

View on Path

Advertisements

18 thoughts on “Wisata Kuliner Sumenep : Palotan Pendhang

  1. Warungnya sederhana, tapi menawarkan kehangatan suasana kampung. Asyik banget, apalagi makan palotan plus kopi hitam, hehe. Saya belum pernah makan palotan pendhang, tapi sepertinya suka nih. Ketan legit plus sambal dan pindang rasanya maknyus banget.
    Saya tahunya masakan Madura ya nasi krawu, suwiran daging dan sambelnya suangat joss!
    Terima kasih atas infonya ya 🙂

    • Sama-sama mas e… 🙂 wah..nasi krawu identik dengan gresik mas..di Madura gak terlalu populer sperti nasi serpang di Bangkalan misalnya… 😀 kalo blom pernah coba palotan pendhang+kopi..boleh kapan-kapan diagendakan 😀

      • Oh, malah ga populer ya di Madura. Padahal setahu saya nasi krawu itu asalnya dari Madura. Tapi emang lebih identik dengan Gresik ya. Ini ibarat wingko babat. Asalnya dari Babat Lamongan, tapi malah identik sama Semarang 🙂

        Palotan pendhang, yess! 😀

      • hehehe begitu juga dengan bandeng presto..identik dengan Semarang….padahal jelas-jelas namanya bandeng presto Juwana Pati..hehehe. nasi Krawu untuk Madura bagian barat mungkin masih relatif populer..semakin ke timur..kesan krawu semakin ngGresik 🙂 Palotan pendhang oyee pokok eee.. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s