Liburan Sekaligus Silaturahim

Liburan biasanya dimanfaatkan untuk mengunjungi berbagai tujuan wisata. Ada yang merencanakan liburan di dalam negeri ada juga yang sampai ke luar negeri. Kalau saya awalnya merencanakan liburan anak-anak akhir tahun 2014 lalu ke Jogja. Tapi…karena sesuatu dan lain hal…saya dan anak-anak akhirnya menghabiskan waktu libur di Surabaya saja. Waduh apa istimewanya Liburan di Surabaya..? Bukannya udah sering ke Surabaya?

Ya..ke Surabaya memang sering…tapi tidak untuk jalan-jalan. Apalagi Nares dan Kinar… jadi kenapa tidak berlibur di Surabaya..Karena banyak hal yang bisa dikenalkan pada anak-anak. Hal-hal yang sederhana sekalipun. Well…kemana aja di Surabaya?

Menikmati perjalanan ..

Menikmati perjalanan ..

Saya di Surabaya dari tanggal 24 Desember 2014 sampai 1 Januari 2015. Sebelum memulai liburan, saya dan anak-anak (juga Eyangnya) bersilaturahim dulu dengan sepupu di Bangkalan yang akan berumroh pada tanggal 25 Desember. Baru kemudian saya dan anak-anak (tanpa Eyangnya) melanjutkan perjalanan ke Surabaya. Berlibur di tempat yang ada saudara itu menyenangkan dan tentu saja hemat. Karena kita tidak perlu mengeluarkan biaya penginapan. Bukan itu saja..silaturahim menjadi alasan penting bagi saya dalam memilih tempat berlibur di daerah yang ada saudara.

Nah..selama di Surabaya yang menjadi base camp adalah rumah om di Komplek PLN Injoko – Gayung Kebonsari. Tempat ini relatif dekat kemana-mana, ada Royal Plaza, ada Masjid Agung Surabaya. Royal Plaza jadi tujuan pertama anak-anak bermain. Saya naik motor aja sama anak-anak karena memang dekat (kalau jalan kaki kejauhan…hehehe). Rupanya anak-anak gak terlalu betah bermain di Royal Plaza dan mereka minta ke Kebun Binatang Surabaya. Hmmm…ke KBS dari Royal kan bisa naik bis kota, pikir saya. Kejadian deh…saya naik angkot sama anak-anak ke KBS dari depan Royal… Turun di Joyoboyo dan berjalan kaki sedikit..(tampaknya sedikit…ya..padahal ya lumayan juga..). Sebenarnya bisa naik bis kota yang ke TP atau Osowilangun..tapi takut kelamaan nunggu, langsung aja naik yang lewat depan mata 🙂 Alhamdulillah anak-anak semangaaaaaattt banget. Saking semangatnya…saya ajak foto dulu di depan patung buaya dan hiu mereka gak mau. Duh..padahal itu kan ikonnya Surabaya…hahaha. Ya sudahlah…kami langsung masuk dan menjelajah setiap jengkal di dalam KBS.

Well…Tiket KBS 15.000/orang (termasuk untuk anak-anak diatas 3 tahun). Harga ini jauh banget dibanding Taman Marga Satwa Ragunan di Jakarta yang tak sampai 5000 rupiah/orang. Padahal di dalamnya menurut saya sih masih bagusan Ragunan. Lebih rapi, bersih, dan nyaman. Di KBS Saya melihat beberapa area sedang dibenahi. Tapi anak-anak lagi-lagi selalu enjoy dan sangat menikmati setiap satwa yang mereka lihat.

Di Kebun Binatang Surabaya - Day 1

Di Kebun Binatang Surabaya – Day 1

Melihat bayi-bayi Gajah Sumatera

Melihat bayi-bayi Gajah Sumatera

Tapi ketika melihat gajah yang bisa dinaiki, saya pikir mereka mau. Ternyata mereka gak mau 🙂 Kami pun terus berjalan melihat dari satu kandang ke kandang lain. Saat sampai di area perahu dan sepeda air..hujan mulai turun. Beruntung di area itu ada semacam tempat berteduh yang cukup luas. Jadilah kami menunggu sampai hujan reda di tempat itu.

Tempat Berteduh di Kebun Binatang Surabaya

Tempat Berteduh di Kebun Binatang Surabaya

Agak lama berteduh..anak-anak mulai bete..minta jalan lagi. Oke..jalan lagi deh di tengah hujan yang mulai reda. Rupanya hujan masih terlalu deras untuk ditembus. Akhirnya tak sampai 50 meter berjalan, kami harus berteduh lagi. Kali ini tempat berteduhnya kurang sip. Jadi kami semua tetep basah kuyup. Setelah hujan menjadi gerimis tipis, saya dan anak-anak memilih pulang saja. Awalnya saya mau ajak anak-anak naik angkutan atau bis kota lagi. Tapi setelah melihat hujan yang masih mengguyur, saya putuskan naik taksi saja ke starting point pagi tadi. Turun langsung di lobi kan tak perlu hujan-hujan…

Dalam kondisi basah kuyup, saya dan anak-anak sempatkan beli makanan cepat saji. Karena ramainya luar biasa…kami pesan untuk di take away aja..Keluar dari Royal Plaza menuju ke parkiran (saya parkir di tempat parkir rumahan milik warga 3000 saja seharian), seorang anak laki-laki basah kuyup menghampiri menawarkan payung. Saya tanya berapa ongkos sewanya, anak itu menjawab seikhlasnya…Subhanallah…masih ada ya yang memasang tarif seikhlasnya begini…Akhirnya saya pakai payung anak itu bersama Nares dan Kinar untuk sampai ke tempat parkir. Gerimis masih menemani perjalanan pulang ke Injoko. Alhamdulillah…sampai di rumah meski basah kuyup dan capek…anak-anak tetap senang dan yang penting sehat.

Lebih senangnya lagi..tak lama setelah sampai di rumah, saudara yang dari Semarang juga akan menginap di Injoko. Ada tambahan pasukan 2 children nih… Om saya akhirnya mengajak kami semua berenang di rumah barunya di daerah Gunungsari. Rumah belum jadi, tapi kolam renangnya sudah bisa dipakai. Hayuk wae lah….

Namanya anak-anak…berenang sampai malam bawaannya hepi-hepi aja. Saya sempat khawatir mereka demam atau apa… Untuk mencegah masuk angin dan sejenisnya saya gosokkan Vicks Vaporub ke seluruh badan anak-anak setelah berenang (terutama bagian perut-dada-leher-punggung). Lalu di rumah saya kasih mereka Antangin Anak (Tolak Angin Anak nya pas kosong…). Alhamdulillah…anak-anak tetep tidur nyenyaaaakk dan bangunnya segar bugar… 🙂

Pagi berikutnya…anak-anak masih penasaran dengan KBS. Karena mereka nonton TV ada jerapah dan zebra, sementara mereka tak sampai ketemu jerapah. Akhirnya mereka minta ke KBS lagi. Okeee… Masih dengan strategi parkir motor di Royal Plaza, saya dan anak-anak meluncur ke KBS lagi,. Sebenarnya bisa aja ya naik motor langsung ke KBS. Tapi saya belum cukup berani, karena anak-anak gak ada helmnya. Sementara di Sumenep mereka sudah terbiasa wajib memakai helm saat naik motor.

Kali ini lebih beruntung, saat mencegat angkutan umum, yang lewat adalah bis patas TP. Wah..enak nih..jalannya lebih deket..Adem lagi. Sampai di KBS anak-anak juga mau diajak foto di patung buaya dan hiu..hahah. Masih semangat aja ini anak-anak ya…Alhamdulillah.

Di Depan Kebun Binatang Surabaya

Di Depan Kebun Binatang Surabaya

Sampai di dalam mereka langsung mengambil arah berbeda dengan rute sebelumnya. Mereka langsung menemukan jerapah dan zebra. Seneng banget..

Di Dalam Kebun Binatang Surabaya

Di Dalam Kebun Binatang Surabaya

Jerapah yang Dicari.. :)

Jerapah yang Dicari.. 🙂

Lihat Komodo

Lihat Komodo

Rencananya mereka mau naik gajah..tapi lupa jalannya lewat mana, sementara mendung mulai tebal dan terdengan suara gemeludug dari langit. Anak-anak pun mengerti dengan sendirinya. Mereka takut kehujanan seperti kemarin terulang lagi. Akhirnya cepat-cepat kami keluar dari KBS. Begitu sampai diluar..langsung hujan turun dengan derasnya ditambah dengan suara petir yang bersahutan. Kamipun berteduh dulu di depan KBS. Setelah hujan reda, barulah kami menyebrang lagi di jembatan penyebrangan dan menumpang bis patas untuk sampai di Royal Plaza.

Sampai di depan Royal kami harus menyebrang jalan. Ada seorang perempuan muda yang akan ke Royal juga. Dengan sigapnya perempuan muda ini mengarahkan saya ke tempat penyebrangan dan meminta bantuan petugas untuk memencet tombol menyebrang. Baiknyaaa…mbak ini, pikir saya. Setelah menyebrang perempuan muda itu sempat mengobrol an bertanya-tanya tentang Nares dan Kinar. Ia mengira Nares dan Kinar kembar..hehehe. Setelah sampai di depan Royal kami pun berpisah, tak lupa saya ucapkan terima kasih karena sudah membantu saya dan anak-anak menyebrang 🙂

Di Royal saya dan anak-anak mampir dulu ke gerai makanan cepat saji ala Jepang. Setelah makan selesai kami langsung pulang untuk beristirahat. Alhamdulillah… (Bersambung 🙂 )

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s