Belajar Menanam

Hari Minggu yang cerah. Sejak semalam Nares dan Kinar sudah wanti-wanti ingin bangun pagi dan menanam (atau menyemai ) benih berbagai jenis tanaman yang baru saya dapet. Beberapa jenis benih diantaranya adalah tanaman yang sudah lama diinginkan Nares dan Kinar, seperti strawberry dan bunga matahari. Mereka penasaran..seperti apa ya tanaman strawberry…seperti apa tanaman bunga matahari. Jadi begitu melihat ada biji-biji dari kedua tanaman itu mereka gak sabar ingin menanamnya.

Sebagai langkah awal mereka saya minta menyiapkan tempat semainya, kebetulan ada beberapa gelas air mineral yang sudah tidak terpakai. Gelas itu saya lubangi pake gunting dan mereka pun penasaran kenapa harus dilubangi…hehehe. Setelah itu mereka sibuk memberi nama masing-masing gelas plus gambar-gambar. Saya membantu mereka mengisi gelas dengan kompos.

Media tanam sudah siap dan benih-benih pilihan mereka siap dieksekusi. Nares mau lemon basil, strawberry, bunga matahari, dan paprika. Kinar memilih paprika, bayam merah, dan markisa merah. Nah saya sendiri memilih jagung hitam dan memble atau melon blewah untuk penanaman kali ini. Setelah biji-biji rebahan cantik di media..pot diletakkan begitu saja di teras. Bismillah…semoga aman dan bisa tumbuh dengan baik sampai berbuah dan bisa menghasilkan benih baru.

Seperti yang diduga sebelumnya, mereka sangat tidak sabar melihat perkembangan benih. Dikit-dikit dilihat sudah tumbuh apa belum…hehehe. Sabar donk, Nak…

Benih yang saya dapet sebenarnya 15 jenis. Tapi sesi pertama ini baru sebagian saja yang disemai. Gak pede juga sih takut gagal hehehe. 15 jenis benih itu saya dapet dari program BBM (Bantuan Bibit Murah) dari sebuah grup di Facebook. Seneng deh rasanya bisa dapet bermacam-macam jenis benih yang unik-unik. Selain penasaran ingin mencoba menanam, Nares dan Kinar juga penasaran ingin tahu seperti apa sih wujud tanamannya, karena ada beberapa jenis yang agak asing..atau pernah tau tanamannya tapi tak tahu namanya. Jadilah kami browsing bareng-bareng di google. Jadi tahu wujud dari tanaman Tabebuia, Globe Amaranth, Amaranthus, Razzamatazz.

Menanam yuk….

View on Path

Advertisements

Tips Ikut Live Blog Contest

Live blog contest atau blogging on the spot competition atau lomba ngeblog di lokasi (acara) kadang diadakan penyelenggara acara yang mengundang sejumlah blogger. Baru-baru ini saya mengikuti lomba seperti itu. Rasanya seruuu deh.. Karena kita harus bisa membuat tulisan yang bagus dalam waktu relatif singkat. Karena biasanya kita datang ke acara dan menuliskann ya setelah beberapa hari kemudian. Ada juga yang ragu bakal bisa menulis maksimal seperti ketika mengikuti lomba blog biasanya. Tapi kalau penyelenggara bilangnya blogging on the spot..ya hayuk wae lah…

Persiapan

Setelah tahu ada live blog contest, ada beberapa hal yang perlu disiapkan, diantaranya :

Bahan : nah..ini bisa browsing-browsing untuk menambah bahan tulisan nanti. Bisa juga tanya-tanya dulu ke panitia by email atau lainnya. Jadi datang ke acara lebih siap, sukur-sukur sudah mulai nge draft dari rumah (hehehe niat banget yak…).

Peralatan : Laptop plus charger. Perlu bawa charger..mana tau laptopnya lowbat..kalao gak bawa charger kan wassalam deh.. Kamera (apapun yang penting bisa buat potoin yang mau diupload di blog). Mengandalkan kamera di gadget juga gak masalah kok. Yang penting kita tahu betul kualitas gambarnya kayak apa. Karena saya sendiri pun masih mengandalkan kamera di gadget (tablet+bb). Buku catatan dan alat tulis, ini juga pening meski sudah dilengkapi yang elektronik.

Peralatan lainnya adalah modem. Perlu dibawa sebagai back-up kalau di lokasi acara tidak tersedia akses internet. Saya gak punya modem, jadi sangat mengandalkan fasilitas wifi di lokasi. Kalaupun tidak tersedia saya pake fasilitas internet dari BB saya yang pake paket full service. Tapi hasilnya tentu akan lebih mantap kalo ngeblog lewat laptop lah ya…

On The Spot
Setelah sampai di lokasi, karena sudah tau ada blog contest dan niatan ikut kontesnya..pastilah lebih jeli mencari dan memilih apa yang menarik untuk ditulis nanti. Catat materi yang disampaikan narasumber, bila belum memunginkan menggelar laptop. Hal penting yang perlu dicatat tergantung kebutuhan yang mau nulis. Nama-nama narasumber dan jabatannya atau kalau perlu biodata lainnya bisa jadi penting bisa jadi juga nggak penting. Hal-hal teknis misalnya step by step coffee tasting bisa jadi catatan penting kalau kita akan menulis tentang sebuah gerai ngopi yang punya tradisi unik.

Ambil foto dengan baik. Apa saja yang menurut kita menarik. Catatan penting buat saya untuk urusan foto adalah : JANGAN MENUNDA. Ntar ah..fotonya…ntar aja kalo a..b..c.. Giliran mau difoto udah gak dapet lagi momennya.. Atau kameranya ngambek atau baterenya habis pas kita mau foto. Nyesel pasti. Tau gitu yaaaa…tadi difoto.. *mewek guling-guling*

Setelah sesi live blog contest dimulai…segeralah menulis. Abaikan godaan makanan dan minuman yang disediakan panitia. Hehhe..mana tahaaaannn. Tapi itulah yang harus dilakukan kalau emang niat ikut kontes ngeblog di lokasi. Karena panitia pasti menyediakan waktu gak terlalu banyak. Disinilah info yang sudah kita siapkan dari rumah berguna. Tinggal tambah info-info yang didapat dari nara sumber, pilih foto yang bagus untuk menunjang tulisan..udah deh..posting…share. Selesai.
Hihi..kayaknya bisa cepet gitu ya ngeblog on the spot. Iyaaaa…saya biasanya untuk urusan ngontes kudu disiapin bener-bener…(kecuali yang udah diniatin ‘asal ikut’). Tapi pengalaman pertama saya ikutan lomba ngeblog di lokasi bisa cepetttt..gitu. Didukung internet yang nendang banget…proses transfer foto-foto dari tablet berlangsung cepaaaattt (dari tablet saya kirim ke email saya dulu…barulah di download dari email di laptop).

Ya..mungin meski dirasa kurang nendang tulisan blognya…setidaknya menurut saya ikut live blog contest itu ada enaknya. Karena hasil reportase sudah dituliskan di lokasi dan langsung disetor ke panitia, kita jadi gak punya PR lagi kan.. Tugas selesai saat itu juga..alias gak punya hutang reportase… 🙂

Ini contoh hasil ikut live blog contest : https://dianesuryaman.wordpress.com/2014/11/22/first-experience-starbucks-drive-thru/ harus konsen nulis sementara barista nya mondar mandir nawarin minuman + makanan di jam makan siang..free flowww….hohoho…

Pengalamanmu ikut live blog contest gemana?

Tanaman Wangi di Pekarangan

Bermacam-macam tanaman bisa dihadirkan di pekarangan. Pekarangan sempit atau luas bukan masalah, karena bertanam bisa dilakukan dimana saja. Banyak cara untuk mengatasi keterbatasan lahan. Bisa dengan bertanam di pot, di kaleng bekas, pipa paralon, atau barang-barang bekas lainnya.

Salah satu jenis tanaman yang bisa dihadirkan adalah tanaman beraroma atau yang wangi. Yes..aroma keluar dari bunga tanaman tersebut. Selain melati, ada banyak tanaman yang mengeluarkan aroma sedap terutama di malam hari.

Kemuning (Murraya paniculata)

Tanaman ini sudah lama menjadi penghias pekarangan rumah saya. Yang saya ingat, tanaman kemuning pertama di rumah saya ini asalnya dari rumah nenek di Jogja. Awalnay cuma 1 pot kecil gitu aja. Terus berkembang dan tumbuh, sekarang jadi besaaaarrrr…

Tanaman ini mudah diperbanyak dari biji. Bijinya berwarna hijau lalu berubah menjadi orens setelah tua. Aroma bunganya wangi dan sangat kuat. Karena sekali berbunga jumlahnya banyak, wanginya bisa tercium dalam radius 3-5 meter. Semakin kuat ketika di malam hari..sampai pagi hari. Strong banget. Kamar saya yang paling depan gak perlu tambahan pewangi ruangan deh… 🙂 Kalau bunga ini lagi mekar..waahhh semerbak ke seluruh ruangan.

 

View on Path

First Experience : Starbucks Drive Thru

My lucky Saturday…Hari ini saya akhirnya ke Starbucks. Sengaja saya berangkat pagi-pagi sekali dari rumah, jangan sampe ketinggalan ikutan rombongan ke acara First Experience Drivetrhru . Jadilah jam 9 pagi saya sudah duduk manis di Starbucks Tunjungan Plaza 4 di Jl. Embong Malang Surabaya. Sekalinya ke Starbucks ya….langsung ke 2 gerainya sekaligus. Sempat breakfast dan minum ringan sebentar..langsung meluncur ke Rest Area KM 26 Jalan Tol Surabaya-Malang.

Starbucks KM 26 ini mulai dibuka 1 November 2014, jadi masih baru banget.. Konsep drivethru sangat pas untuk pengguna jalan tol yang pengen merasakan sensasi kenikmatan kopi Starbucks tanpa harus kongkow. Cukup mampir..pesan..bayar…lanjut lagi deh perjalanan.

Sebelum nyobain drivethru nya..boleh donk ikutan coffee tasting. Jenis kopi yang dicobakan adalah Kopi Sumatera. Cukup 1 cuptaste ajah..ditemani sepotong kue Cinnamon Chocolate Marble Cake. Ada aturan mainnya untuk coffee testing ini.

Coffee Tasting (dok.pri)

Coffee Tasting (dok.pri)

Smell : sebelum diminum, cium aroma kopinya. Hirup aroma yang keluar dari seduhan kopi. Kopi Sumatera mengeluarkan aroma seperti tanah kering yang baru tersiram hujan..seger…

Slurp : sruput sedikit kopi dan rasakan sensasinya di tenggorokan. Nah…kopi Sumatera ini ada rasa-rasa herbalnya di tenggorokan. Kopi lainnya mengeluarkan rasa yang berbeda-beda.

Locate on the tounge : sruput kopinya lagi..tapi tahan dulu di mulut. Jangan langsung ditelan. Giring larutan kopi yang pekat itu di bagian kanan dan kiri mulut. Rasa keasaman kopi akan segera dikenali oleh lidah di 2 sisi ini. Kopi Sumatera tidak terlalu asam.

Nah setelah ketiga step coffee testing..barulah menikmati kopi dengan si Cinnamon Chocolate Marble Cake. Bukan asal telan ya…hehehe. Lagi-lagi ada caranya.. masukkan sepotong kue..kunyah seperlunya..lalu sruput kopinya sedikit saja. Well…when sweet and bitter collide..it becomes a perfect taste. Pas. Kopi tanpa gulanya terasa sweet…Kuenya pun tidak lagi terasa sweet.

First Experience DriveThru

Coffee tasting selesai…barulah nyoba drivethru nya. Ini adalah satu-satunya sarana drivethru nya Starbucks di luar area Jakarta-Bogor-Bandung..Tak sampai 10 menit mulai pemesanan sampai orderan siap dibawa. Cocok banget buat yang lagi di jalan…

20141122_125423

Starbucks Drivethru KM 26 (dok.pri)

 

Pesan Disini ya...

Pesan Disini ya…

 

Pesanan sudah Siap... :)

Pesanan sudah Siap… 🙂

Kalo punya waktu dan memang ingin istirahat di rest area KM 26 ini…bisa kongkow dulu nggak?Bisa donk….tempatnya enak..nyantai banget. Baristanya juga ramah-ramah dan sangat sigap membantu. Mampir lagi ah kalo lewat Tol Surabaya-Malang…Tapi jangan lupa lirik jam ya kalo lagi kongkow…tempatnya bikin lupa waktu…hehehe..

 

Inside The Drivethru Starbucks

Inside The Drivethru Starbucks

 

Coziest Corner.. Ada colokan..Wifi kenceng...Lupa Waktu deh... hehehe

Coziest Corner.. Ada colokan..Wifi kenceng…Lupa Waktu deh… hehehe

#Live Blog Contest First Experience Starbucks DriveThru KM 26 with KEB#