IdeKu untuk PLN

*Menjelang buka puasa…beberapa menit sebelum adzan magrib berkumandang..Nares dan teman-temannya sudah bersiap berbuka puasa di kelas masing-masing. Tiba-tiba pettt…listrik padam.. Siswa pun berbuka di ruang kelas yang gelap. Alhamdulillah sebelum isya listrik sudah normal.*

*Hari Minggu pagi..hampir semua orang punya rencana beres-beres..cuci..setrika..masak istimewa..mumpung libur kan.. Belum juga jam 8 pagi..pettt…listrik padam ..Tak tahu sampai jam berapa. Listrik baru nyala lagi menjelang jam 1 siang*

*Hari Sabtu..di pabrik tempat saya bekerja.. jam 8 pagi tiba-tiba listrik padam..pettt… Tak tahu ini pemadaman sementara saja atau bergilir. Listrik baru normal lagi setelah jam 1 siang*

Listrik yang tiba-tiba padam disusul suara ledakan juga sering terjadi di tempat saya tinggal. Kami sudah hafal..pasti ada trafo yang ‘jebluk’ entah di gardu yang mana. Butuh waktu tak sampai 1 jam untuk menggantinya. Lain cerita kalau ternyata trafo pengganti tidak tersedia..wah… bisa berjam-jam.

Kerugian akibat pemadaman listrik memang tidak sedikit. Untuk rumah tangga..memang yang tampak hanya pekerjaan-pekerjaan yang tertunda. Tapi untuk industri…hmmm…pastilah kerugiannya bisa dihitung dan ketahuan nominalnya berapa kalau dalam sekian jam tidak berproduksi. Dan kita tak bisa berbuat apa-apa..Kalau yang punya genset bisa lanjut seperti biasa meski harus mengeluarkan biaya ekstra.

Eits…untuk ibu rumah tangga yang bekerja di rumah..blogger, penulis, atau jualan lewat internet..lagi enak-enaknya online pake laptop ..lagi serius-seriusnya update blog trus mati lampu..wahhh itu sesuatu banget. Apalagi kalao lagi diuber deadline. Apa iya kudu cari wilayah yang lagi gak kena pemadaman?hehehe

Tapi saya tentu masih lebih beruntung dibanding saudara-saudara yang ada di daerah yang belum mendapat pasokan listrik. Di Sumenep kebanyakan daerah kepulauan belum bisa merasakan enaknya listrik 24 jam. Pulau Kangean misalnya..hanya bisa menikmati listrik dari PLN dari jam 18.00 sampai pagi. Sepanjang pagi sampai sore tak ada listrik..kecuali yang memang pakai genset. Kulkas, AC, barang-barang mewah untuk dinikmati di siang hari. Bukan karena tak mampu membeli. Tapi karena tak ada listrik.

Kalo ingat daerah-daerah yang tidak dialiri listrik, atau pasokan listriknya byar pet, tentu saya tidak pantas mengeluh. Tapi kalo ingat pekerjaan yang tertunda…kerugian karena tidak berproduksi..hmmm…geregetan ya sama PLN 🙂 Ya karena pelanggan bayar..Bayar telat ..didenda (hehehe gak langsung diputus sih…). Untuk pemadaman yang tidak terduga, saya bisa maklumi lah…selama penanganannya cepat. Tapi kalau pemadaman bergilir yang lamanya berjam-jam..mbok ya ada pemberitahuan…

Beberapa tahun lalu saat Dahlan Iskan baru menjabat sebagai Dirut PLN, ada edaran ke rumah-rumah (di daerah Tangerang Selatan). Isinya pemberitahuan rencana pemadaman listrik. Waw..sebagai pelanggan saya merasa sangat dihargai mendapat edaran tersebut dan tentu saja bisa menyiapkan antisipasinya. Tapi rupanya hanya sekali itu saja saya mendapat edaran seperti itu. Mungkin terlalu ribet kalau dilanjutkan setiap pemadaman listrik.

Tak adakah cara lain? Sewaktu saya bekerja di radio, sering sekali pihak PLN membagikan informasi rencana pemadaman listrik. Informasi meliputi tanggal pemadaman dan daerah yang akan dipadamkan. Informasi seperti itu tentu sangat membantu bagi yang mendengarkan. Bagi yang tidak mendengarkan radio?hehehe…Ya sebaiknya memang ada cara yang lebih efisien dan efektif dalam menyampaikan pemberitahuan pemadaman.

Bila pemadaman sifatnya lokal..silahkan manfaatkan sarana komunikasi manual tapi masih efektif digunakan sampai sekarang. Kalau di daerah saya pengumuman lewat masjid sangat efektif dan efisien. Semua pasti dengar dan sifatnya lokal, cukup di masjid sekitar daerah pemadaman. Tak perlu banyak kertas diedarkan ke rumah-rumah seperti yang dilakukan di Tangerang Selatan. Cara ini ,masih dipakai untuk pengumuman berita duka atau kegiatan posyandu. Untuk info pemadaman bergilir kenapa tidak?

Karena kalau lewat media radio..ya barangkali ada yang gak dengerin…kalo lewat koran..barangkali ada yang gak baca koran..atau bahkan sudah baca korannya tapi terlewat berita pemadamannya. Nah kalao pengumuman lewat masjid yang kenceng begitu..masa sih ada yang nggak denger? 🙂

Nah itu kalo untuk informasi pemadaman…. Kalau untuk penggunaan listrik pra bayar alias sistem token, mungkin yang sudah berjalan sekarang sudah maksimal. Cumaaaaaa….masih sering gangguan itu loh…pernah selama beberapa bulan saya nggak bisa beli di merchant-merchant publik seperti Indomaret, Alfamart, dan pengecer lainnya. Token hanya bisa dibeli di PLN dan ATM BRI-Mandiri. Wah…kebayang deh ribetnya secara PLN di tempat saya jualannya gak 24 jam. Belum lagi kalau ATM yang dimaksud bermasalah..waduh..udah deh…bisa nyesel banget pake sistem token (sstt..saya punya kisah tentang pembelian token lewat ATM disini). Kenapa gak ditambah tuh..bank yang melayani pembelian token lewat ATM..jadi bukan BRI-Mandiri aja…atau buatlah sistem semudah mengisi pulsa untuk handphone. Selain praktis, cepat, dan ramah lingkungan..karena paperless… tak perlu mencetak transaksi, pulsa otomatis masuk ke meteran pelanggan.

Ide lain saya untuk PLN adalah tingkatkan kampanye bijak memakai listrik. E tapi kampanyenya jangan untuk rumah tangga aja donk..Tuhhh kantor-kantor sama pusat perbelanjaan di kota-kota besar…juga perlu didekati agar lebih bijak memakai listrik. Siang bolong terang benderang masa pake lampu? 🙂 Kampanyekan desain gedung atau bangunan yang ramah lingkungan, yang tidak memerlukan bantuan lampu untuk pencahayaan di siang hari. Ya meskipun yang menjai problem adalah tingginya pemakaian pada jam-jam beban puncak..jam 18.00 sampai 21.00.

Kampanye hemat listrik juga bisa dilakukan PLN di sekolah-sekolah mulai tingkat PAUD sampai SMA. Saya belum pernah denger tuh…ada kunjungan PLN ke sekolah anak saya..:) Seperti polisi yang rutin menyambangi sekolah TK untuk menanamkan kebiasaan tertib berlalulintas. Hal-hal yang ditanamkan sejak kecil itu nempel banget…dan anak-anak akan lebih aware begitu melihat hal yang tidak sesuai dengan yang didapatnya di sekolah. Eit…tv kalo gak ditonton matikan..kalo masih ada cahaya matahari lampu matikan…ruangan kalo gak dipake matikan lampunya..Pasti anak-anak lebih cerewet deh 🙂

Untuk layanan gangguan..di tempat saya sih udah oke banget. Petugas sigap dan saya sendiri juga berusaha untuk mendukung program PLN Bersih, tidak memberikan tips kepada petugas. Petugas tidak komplain dan tetap ramah melayani. Hehehe tapi ibu saya yang kadang merasa kasihan…dan merasa perlu memberikan tips.

Ide saya untuk alternatif energi…wahh…ini bisa banyak sekali alternatifnya. Membangun pembangkit baru sudah menjadi tugas pemerintah. Ya saya berharap upaya menambah pembangkit dengan bahan bakar yang ramah lingkungan terus ditingkatkan. Listrik tenaga mikrohidro, tenaga angin, tenaga matahari, dan sumber energi lainnya yang sangat melimpah di Indonesia tapi belum optimal penggunaannya.

Kalaupun berbiaya tinggi dan kalkulasinya belum nyampe.. PLN bisa membantu pembuatan pembangkit biogas di berbagai daerah terpencil.

Penggunaan energi biogas sebagai sumber listrik sudah banyak dilakukan di beberapa daerah. Tapi memang belum menjadi gerakan yang bersifat nasional. Energi biogas bisa dari apa saja? Bisa dari kotoran manusia, kotoran hewan, sampah, limbah industri tahu, limbah industri tapioka..banyak loh… Saya contohkan yang dilakukan di sebuah desa di Batu Jawa Timur. Ini dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat. Mereka memanfaatkan kotoran ternak sapi perah sebagai sumber energi listrik. Sebelumnya limbah tersebut dibuang begitu saja ke sungai. Sekarang selain mereka mendapat pasokan listrik, gas untuk keperluan rumah tangga, beban limbah di sungai juga berkurang, ampas biogas pun bisa dijual untuk kompos.

Listrik dari Biogas (dokumentasi Lestari.Org)

Listrik dari Biogas (dokumentasi Lestari.Org)

Selebihnya saya percaya PLN punya lebih banyak ide untuk kemajuan listrik di Indonesia, terutama dalam mengatasi krisis energi. Dari sekian ide yang saya sampaikan…yang paling penting adalah…gak ada mati-matian lampu lagi…tarif listrik murah..dan gak ada satu daerahpun yang tidak terlayani listrik PLN. Semoga.

Advertisements

5 thoughts on “IdeKu untuk PLN

  1. artikel IdeKu untuk PLN ini sangat menarik dan menginspirasi.

    Ternyata banyak sekali ya masukan dari blogger untuk membuat PLN lebih baik.

    Postingan ini diikutkan lomba blog Ideku untuk PLN ya?

    Good luck ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s