What a Day…

Kamis,18 September 2014

Hari yang nano-nano..rasa rujak, rasa es campur, rasa jus brokoli, rasa beras kencur…campur aduk.. Pagi-pagi udah dipaksa ke Grapari. Gara-gara pulsa saya kepotong untuk perpanjangan paket Blackberry bulanan tapi notifikasinya malah layanan Blackberry telah berakhir. Diminta menunggu 1×24 jam. Yawis..menunggu….sabar…(19 September 2014 22.06 saya cek masih dalam penanganan..kudu sabar nunggu sampai 3×24 jam lagiii…).

Syukur siangnya dikabari kalo sticker pesanan udah jadi…yeahh…akhirnya… Jadi ceritanya saya menjanjikan Nares dan Kinar sticker bergambar ‘Frozen’ untuk mereka tempelkan di buku pelajaran. Anak-anak sudah pasti senang donk…. Langsung mereka pengumuman ke teman-temannya. Daaannnn….pulang sekolah mereka bawa daftar pesanan teman-temannya. Nares mencatat di bukunya Si A pesen gambar ini…si B pesen gambar itu… *tepokjidat*

Sementara saya desainnya aja belum saya siapkan. Jadi harga stickernya berapa saya juga belum tahu. Selama sebulan lebih saya gak utak-atik gambar Frozen.. Nares dan Kinar hampir tiap hari menanyakan stickernya sudah jadi atau belum. Semakin lama Nares yang sering protes kalau teman-temannya juga menanyakan sticker yang diceritakan Nares. Sampai akhirnya Nares pulang sekolah menyerahkan beberapa lembar uang 2.000.

“Bunda…ini uang pesanan sticker teman-temanku”gubraaakkk….

“Waduh kak…jangan dulu…Bunda juga belum tahu harganya…”

“Bunda lama banget….aku dikira bohong sama temen-temenku…”

“Bunda gak bohong kak…cuma Bunda belum sempat aja…bilang sama temen-temen kakak…kalo Bunda masih sibuk…belum sempat buat. Itu uangnya kembalikan dulu ke temen kakak. Masih inget nggak itu uang siapa aja..?”

Berhubung Nares tidak mencatat siapa saja teman yang menyerahkan uang, saya minta tolong ke gurunya agar membantu pengembalian uang itu. Saya lega uang sudah dikembalikan meski tentu saja Nares sangat kecewa… Itulah makanya saya langsung selesaikan desain sticker dan mengirimkannya via email ke pembuat sticker. Sehari jadi.. Hari Kamis siang saya sudah ambil sticker untuk Nares+Kinar+Nadyra (sepupu Nares).

Sorenya kebetulan Nares harus ke dokter gigi untuk cabut gigi depannya yang goyang. Sebenarnya saya didaftarkan di nomer pertama. Berhubung saya pulang kerja jam 16.30 dan jam 17.00 harus jemput Kinar ngaji, sampai di dokter gigi sudah ada pasien di dalam. Sampai saya dan anak-anak selesai solat magrib pun..pasien tadi belum selesai… Sudah kebayang betenya Nares..kalo Kinar sih biasa aja.. Untuk menghibur mereka…saya keluarkan stickernya. Wahhh langsung mereka ceria…yang mereka tunggu-tunggu akhirmya jadi jugaaa…..

Setelah cabut gigi selesai…mereka tak sabar untuk sampai di rumah. Begitu sampai di rumah dan selesai solat isya dan makan malam, langsung sticker-sticker itu dieksekusi. Semua buku ditempeli sticker. Sisanya mereka simpan di kotak pensil. Nares dan Kinar seneng banget…terutama Nares.

“Berarti Bunda gak bohong ya…” seloroh Nares sambil mengamati sticker-sticker di depannya dengan berbinar-binar. Oalah nak….tentu saja Bunda gak bohong….cuma karena gak tergarap aja…jadi lama selesainya…

Alhamdulillah kalo akhirnya selesai juga…dan anak-anak senang. Bahagia itu sederhana.

Stiker Impian.. :)

Stiker Impian.. ๐Ÿ™‚

Advertisements

6 thoughts on “What a Day…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s