Acer El-432, Partner Menulis yang Sexy Padat Berisi

Wahh..liat tipisnya Acer ini bikin saya ngecess…

acer1

Bagaimana gak ngecess ya…notebook yang tipis otomatis ringan dibawa kemana-mana. Tentu yang begini sangat tepat untuk perempuan atau emak-emak kayak saya. Kalau misalnya harus bawa notebook ke tempat lain..saya gak perlu mikir beratnya notebook. Secara…emak-emak kalo jalan udah ribet dengan bawaannya sendiri..apalagi pergi bawa bocah…Wah..kebayang kalo notebooknya berat..pasti bawa laptop jadi opsi kesekian deh..atau keputusan terakhir adalah…gak usah bawa laptop..yah…kerjaan terbengkalai deh…

Itulah Acer Aspire E1432 rilisan terbaru Acer Indonesia..Bukan cuma tipis ya…fitur dan spesifikasinya bener-bener bikin saya gak bisa tidur…hehe. Gak bisa tidur karena berpikir keras gemana cara mendapatkannya..Coba lihat nih spesifikasinya :

– Prosessornya udah pake Intel 4 Gen seri teranyar…kode namanya Haswell. Wah kalo udah pake prosessor kayak begini gak perlu diragukan lagi lah   ya…anti lemodddd. Dan tahan lama karena prosessor ini bekerja hanya dengan daya 15 watt, jadi gak boros batre.

– Dilengkapi juga dengan Intel Celeron 2955U yang sudah tergabung dengan Intel HD graphics terbaru. Yang ini bikin kita yang suka nge-game jadi betah di depan laptop nih…

– DVD-RW ada juga loh…meski tipisnya Acer ini 25.3mm tetep ada DVD-RW nya..gak perlu repot bawa DVD-RW external lagi.

– Ada card reader untuk transfer dari memorycard, ada  3 USB port yang salah satunya USB 3.0. Hm…USB 3.0 ini kecepatan transfernya 10 kali lipat dibanding USB 2.0.

– Untuk yang terbiasa berpresentasi…VGA port di Acer El-432 ini pasti sangat bermanfaat..karena bisa langsung konek dengan proyektor.

– HDMI portnya juga ada…jadi bisa konek dengan monitor LED yang lebih besar untuk liat gambar atau apapun yang ada di notebook ini. Duh kerennn…

– Untuk terkoneksi dengan internet…ada wireless adapter..ada juga port LAN (RJ-45) untuk konek dengan jaringan seperti di kantor gitu..

– Yang bikin saya terpana…notebook ini batrenya tahan sampai 6 jam nonstop (kalo buat ngetik-ngetik aja bisa lebih lama lagi ya…), untuk nge-game tahan 3-4 jam..Wah…udah tipis…gak perlu rempong bawa charger pula ya….

Gak ikutan ngeces nih?Emak-emak yang biasa mobile..bawa anak…bener-bener bisa lebih produktif dengan notebook ini..Dirumah pun gak perlu malas berpindah-pindah tempat nulis kalau enteng dan awet batre kayak begini ya…Sambil nemenin anak makan…pindah ke tempat nemenin anak maen…pindah ke tempat nemenin anak belajar…hayuuu ajah. Bener-bener partner yang pas buat menulis.

Biasanya notebook dengan fitur dan spesifikasi kayak gini harganya selangit ya…?ehh ternyata Acer El 432 ini dibandrol dari sononya 4.749.00 rupiah. Waw…nyaris gak percaya saya kalo itu bukan info resmi dari Acer Indonesia. Gadget yang gak selengkap ini aja harganya buanyaakkk yang jauh lebih mahal..Ini udah lengkap, multi fungsi, harga berani banget..

Membayangkan itu semua bikin saya gak bisa tidur beneran deh…makanya tulisan H1 30 Hari Blog Challenge bisa selesai cepat..hohohoho….Yuk ah…nulis lagi..mana tau impian dapet Acer ini kesampaian… 😉

acer2

“Tulisan ini diikutsertakan dalam event “30 Hari Blog Challenge, Bikin Notebook 30% Lebih Tipis” yang diselenggarakan oleh Kumpulan Emak Blogger (KEB) dan Acer Indonesia.”

Saya Gak Suka Bola..Jebreeetttt !!!!

Juara Piala AFF 2013 (www.beritajatim.com)

Juara Piala AFF 2013 (www.beritajatim.com)

Jebreeeetttttt….!!!!! Indonesia menang lagi…..

Istilah itu sedang ‘in’ ya? Gara-gara tim U-19 yang begitu memukau permainannya. Semua mengakui permainan mereka BAGUS! TOP! BERKELAS! APIK! SERU! BUKAN TIM ECEK-ECEK! Penilaian itu sangat pantas diberikan kepada tim yang berada dibawah asuhan pelatih asal Sumatera barat, Indra Sjafri. 2 momen kemenangan prestis Tim Garuda Muda berhasil menjadi oase dan pelipur lara bagi bangsa yang sedang dirundung duka akibat korupsi.

Saya sendiri bukan  penggemar bola. Apalagi melihat tingkah laku pemain-pemain Timnas U-23 dan pemain naturalisasi yang memuakkan. Tapi ajang Piala AFF membuat telinga saya sedikit menyimak jalannya pertandingan. Karena hampir setiap malam mama-papa menonton permainan Tim U-19 dengan penuh semangat dan teriakan-teriakan khas penonton bola.. Bahwa akhirnya Indonesia sukses menundukkan Thailand 7-1 lewat adu penalti, lebih banyak saya ketahui esoknya lewat media-media online. Karena malam saat pertandingan berlangsung saya sedang menina bobokkan Nares dan Kinar. Hehe..kalo sudah nina bobo begitu..sudah ketahuan ujung-ujungnya…ikut bablasss….

Kenapa saya tidak terlalu suka bola? Entahlah…ikut capek aja ngeliat pemainnya lari sana lari sini..Rasanya kalo saya nonton, pasti tim Indonesia kalah. Tapi kemenangan Tim Garuda Muda di ajang AFF membuat saya pengen juga sesekali ngintip permainan yahud mereka di pertandingan penentu melawan Korea Selatan. Dari sore saya sudah geleng-geleng kepala…Gila…Indonesia melawan Korea untuk berebut tiket Final Piala Asia…Sempat takut nonton juga sih. Takut kalah.

Akhirnya pada jam pertandingan dimulai, mama yang memindah chanel, jadilah kami berdua nonton. Papa kebetulan  ada tamu jadi tak bisa melihat permainan ciamik tim yang dikomandani gelandang Persebaya 1927, Evan Dimas Darmono. Ahh…anak muda ini…semoga bersinar terus ..tak tergoda oleh artis-artis yang lagi tren memacari pemain bola, tak tergiur jadi bintang iklan, apalagi sampe terjun ke politik… Raih cita-citamu berjaya sampai di Barcelona anak muda….Buatlah bangsamu ini bangga memilikimu. Kembali ke lapangan rumput….tak salah…permainan tim U-19 memang keren..sangat berbeda jauh dengan permainan kakak tingkatnya yang pernah saya lihat sekilas. Permainan mereka akurat, trengginas (gak manja dan gak kebanyakan gaya) dan rajin menciptakan peluang gol.

Gol pertama yang dibuat Evan, berhasil membuat saya kagum. Permainan mereka sudah keliatan banget bagusnya. Sayangnya lalu berhasil ‘dibalas’ gol hadiah dari wasit asal Malaysia, Mohammad Amirul Izwan bin Yacoob. Gol hadiah penalti sukses membuat Korea menyamai kedudukan 1-1.

Saya dan mama melihat begitu derasnya hujan di GBK..dan lama-lama lapangan semakin banyak genangan air, bola pun seperti tak bisa bergerak bebas. Tendangan-tendangan kuat para pemain hanya bisa menggerakkan bola beberapa puluh senti saja. Akhirnya pertandingan di stop sementara. Haahhh..lumayan deg-degannya reda dulu nih..

Mama kemudian memindahkan chanel dan tertarik untuk melihat ajang pencarian bakat X-Factor Amrik. Sekitar setengah jam an nonton, mama mencoba menengok ke GBK lagi..ahayyyy…pertandingan sudah mulai lagi…Hayu lah…deg-deg an lagi.

Etapi…anak-anak udah waktunya bobo…hehe. Jadilah saya hanya bisa mendengarkan momen-momen cetak gol anak muda asal Surabaya itu dari balik tembok kamar anak-anak. Tak apalah…lebih tenang begitu hihihi…Dan yang pasti…3 Gol Evan sukses ..sesukses suksesnya mengalahkan juara bertahan 12 Piala Asia..Korea Selatan…Ohhh My God….ini bukan prestasi setengah-setengah…buka prestasi musiman…ini adalah prestasi perjuangan yang luar biasa. Dan para Garuda Muda merayakannya dengan sujud syukur…Subhanallah….

Pagi harinya saya ngobrol dengan Papa dan Mama tentang permainan Timnas U-19 semalam. Kami sama-sama salut dengan tim ini. Bukan hanya pada Evan Dimas yang sempat merasakan berlatih sepak bola di markas Barcelona dalam ajang The Chance yang diadakan Nike 2012 lalu. Masih ada Maldini Pali pemain sayap kanan asal Mamuju Sulawesi Barat yang bagian dari tim Sociedad Anonima Deportiva (SAD) Uruguay, dan pernah belajar di Leicester City Inggris. Pemain yang juga tergabung dalam tim SAD  antara lain Mahdi Fahri Albar, Hansamu Yama, Dinan Yahdian. Bintang lainnya adalah Paulo Oktavianus Sitanggang, gelandang dari tanah batak yang bergabung dengan Jember United, pernah terpilih sebagai salah satu pemain muda yang akan berlatih di Milan Italia. Meski batal berangkat  karena cidera, di Timnas U-19 Paulo telah membuktikan bakatnya yang luar biasa. Beruntung ya pelatih Timnas U-19 menemukan bakat-bakat brilian dari negeri sendiri, gak perlu repot-repot naturalisasi…Catat…Timnas ini tanpa pemain naturalisasi… Saya dan papa juga sepakat menilai permainan timnas pantang menyerah, sangat solid, tidak mengedepankan ego dan mau menonjol sendiri. Karena itu kemenangan timnas dalam Piala AFF dan melawan Korea Selatan benar-benar kemenangan tim Indonesia.

Yes we proud of you …Semoga kesuksesan terus bersama Garuda Muda. Semoga manajemen tim juga bertahan menjaga tim emas ini dari godaan bintang iklan, pacaran ama artis, apalagi panggung politik….I Love You Full U-19.